Kamis, Februari 25, 2021

Tes Bebas Corona Setiap Pagi, Lakukan Ini

Murah, Sederhana dan Praktis

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Awalnya, infeksi virus corona mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi. Gejala klinis baru terlihat, antara 7 – 28 hari setelah infeksi.

Ada cara mengetesnya yang murah, sederhana dan praktis, untuk mengenal infeksi virus corona. Hanya dalam waktu 30 detik, tanpa kunjungan ke dokter atau pemeriksaan laboratorium. Anda dapat melakukannya sendiri.

Caranya : ambil napas dalam-dalam dan tahan selama lebih dari 30 detik. Jika setelah menahan napas, Anda berhasil mengeluarkan napas pelan-pelan tanpa batuk, rasa tidak nyaman, lelah, dan kaku di dada. Itu membuktikan bahwa tidak ada fibrosis di paru-paru Anda. Itu menunjukkan, tidak ada virus apapun di dalam paru-paru Anda.

Anda juga perlu memastikan mulut dan tenggorokan, lembab dan tidak kering. Minumlah beberapa teguk air hangat, setidaknya sekali setiap 30 menit.

Seandainya ada virus corona telah masuk kedalam mulut Anda, air hangat yang Anda minum secara teratur dapat masuk kedalam perut. Dimana keasaman lambung akan langsung membunuh virus corona.

Bukti Ilmiah

Anda tidak perlu terlalu takut akan penularan virus corona, namun tetap harus selalu waspada. Bukti ilmiah terkini perihal penularan virus corona yang di-share dr Agus Hadian Rahim, mengungkapkan sebagai berikut:

  1. Risiko tertular sangat rendah pada permukaan.
  2. Risiko tertular sangat rendah pada aktivitas di luar rumah.
  3. Risiko tertular sangat tinggi pada ruang tertutup seperti kantor, tempat ibadah, aula bioskop, gym atau teater.

Lalu siapa saja yang berpotensi tertular virus covid-19? Seberapa banyak virus yang dapat menyebabkan seseorang terjangkit ?

Untuk seseorang terjangkit, diperlukan 1.000 VP (viral particle). Pada lingkungan, umumnya tingkat penyebarannya: bernapas  20 vp per menit. Berbicara 200 vp per menit. Batuk 200 juta vp dan bias bertahan selama berjam-jam di ruang yang berventilasi buruk. Bersin 200 juta vp. Jadi perhitungannya adalah berhasil tertular = ter ekspose dengan virus x jumlah waktu.

Risiko tertularnya sebagai berikut :

  1. Berada di sekitar seseorang dalam jarak 2 meter. Risiko tertular, rendah bila kurang dari 45 menit.
  2. Berbicara tatap muka seseorang yang sementara berlari, naik sepeda atau joging, risikonya rendah.
  3. Berada di ruang yang berventilasi bagus dengan jarak, risikonya rendah bila dalam waktu singkat.
  4. Berbicara tatap muka seseorang dengan masker, risiko rendah bila kurang dari 4 menit.
  5. Belanja di supermarket, risiko sedang. Bisa menjadi rendah bila waktu dipersingkat dan ikut prosedur kebersihan.
  6. Aktivitas dalam ruang, risikonya tinggi.
  7. Berada di WC dan fasilitas umum, risiko tinggi tertular pada permukaan benda.
  8. Restoran, risiko tinggi. Bisa turun ke menengah bila berhati-hati dalam menyentuh permukaan benda.
  9. Tempat kerja, sekolah, bahkan dengan menjaga jarak, berisiko sangat tinggi, termasuk penularan lewat permukaan benda.
  10. Pesta / acara pernikahan, berisiko sangat tinggi.
  11. Konferensi / pertemuan bisnis, berisiko sangat tinggi.
  12. Pertunjukan / bioskop, berisiko sangat tinggi.

(P/ANA)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

LDK FSI UNM Gelar Muktamar ke XXII

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Forum Studi Islam (FSI​) Raudhatul Ilmi (RI) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar MUKTAMAR ke XXII...

Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Belajar Public Speaking Bersama Binus University

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kelas inpirasi bagi kelas XII kembali digelar SMA Islam Athirah 1 Makassar secara virtual, Senin (22/02/2021). Sejumlah 83 partisipan...

Penandatanganan Kotrak PPPK, Plh. Bupati Barru Berpesan

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja yang disingkat PPPK adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu yang diangkat berdasarkan perjanjian...

OSIS SMA Islam Athirah Gelar Webinar Kesehatan, Kepsek: Mereka Pandai Baca Situasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar kesehatan bertajuk “Pentingnya Kesehatan Mental di Kalangan Remaja dan Pengetahuan Mental...

Unibos Kembali Jadi PT Terbanyak Raih Dana Hibah Proposal Pengabdian Masyarakat

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Bosowa (Unibos) kembali raih pendanaan hibah proposal pengabdian masyarakat terbanyak tahun 2021. Sebelumnya pada tahun 2020, Unibos pun menjadi...

REKOMENDASI