Sabtu, September 18, 2021

Tetap Santai kala Mantan Menyapa di saat Pandemi Corona

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Isolasi selama pandemi Covid-19 kadang memunculkan kejadian tak dinyana. Misalnya, pesan tiba-tiba dari mantan. Imbauan menjaga jarak fisik (physical distancing), tidak keluar rumah kecuali mendesak, tak pelak menimbulkan efek pada kesehatan mental. Salah satu yang acap muncul adalah, rasa kesepian. Kondisi seperti ini kadang jadi pemicu kemunculan telepon atau teks tak terduga dari mantan

Tapi Lee Wilson, relationship and break up coach, mengamati motivasi para mantan untuk kembali menjalin komunikasi ini ada beragam. Ada yang memang hanya menanyakan kabar atau ada pula yang ingin ‘rujuk’.

“Hasrat untuk diberikan rasa nyaman oleh orang yang sudah dikenal jadi alasan terbanyak. Di waktu stres dan tertekan, kita mencari hal-hal yang mendekati kenormalan. Mantan kita mewakili waktu ketika stres atau ketegangan hebat itu tidak ada,” jelas Wilson mengutip dari Elite Daily.

Jika pesan teks dari mantan mendatangkan badai baru buat Anda, Wilson pun memberikan sejumlah cara agar tetap tenang menanggapi kondisi tersebut.

1. Ambil jeda
Jika Anda bingung cara merespons ‘sapaan’ mantan, Wilson merekomendasikan untuk mengambil jeda untuk jujur dengan diri sendiri soal motivasi. Apakah Anda ingin berhubungan lagi agar tak merasa kesepian? Apakah benar-benar hanya ingin memastikan dia baik-baik saja?

“Saya tidak menghalangi jika Anda ingin menghubungi mantan di waktu sekarang ini atau di waktu-waktu penuh ketidakpastian. Hanya saja, tetap awasi dan ketahui intensi Anda sebenarnya karena jika menginginkan rujuk dengan mantan bisa mengakibatkan Anda mencari-cari alasan untuk membenarkan menghubungi mereka,” saran dia.

Pertukaran pesan yang hangat dan penuh perhatian dapat memberikan kenyamanan. Anda musti yakin bahwa berkomunikasi lagi dengan mantan tak akan mengancam kesehatan emosional Anda.

Akan tetapi jika Anda merasa keterlibatan dengan mereka bisa memicu tumbuhnya harapan palsu untuk kembali bersama, Wilson menyarankan untuk menunda respons.

2. Hubungi orang lain selain mantan
Bisa saja Anda belum benar-benar sembuh dari luka lama pascaputus. Sang mantan membuat Anda tak nyaman dan Anda pun tak tertarik berhubungan lagi dengannya. Namun di sisi lain, Anda kesepian.

Wilson pun menyarankan untuk menghubungi orang lain seperti keluarga, sahabat atau rekan kerja. Anda pun juga bisa melakukan aktivitas lain sebagai distraksi seperti, olahraga, membaca, bermain dengan anjing atau kucing atau hewan peliharaan kesayangan, atau juga memasak.

3. Tetap utamakan diri sendiri
Jujur saja, selalu ada rasa bingung saat nama mantan muncul di notifikasi ponsel. Sebenarnya tak ada jawaban benar salah dalam menyikapi situasi ini. Namun satu hal yang pasti, dalam situasi penuh ketidakpastian dan tekanan saat ini, tetap utamakan kesejahteraan diri sendiri.

Jika kembali berkomunikasi dengan mantan mendukung tujuan tersebut, ini tak masalah. Namun jika tidak, bagaimanapun ini waktu untuk ‘cuci tangan’ atas semua kisah masa lalu dan mencari kenyamanan, kasih sayang, dan kepastian dari calon pasangan potensial lain. (WLD/*)



.

Guru SMA di Makassar Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Muridnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polrestabes Makassar menangkap seorang guru SMA berinisial SD (27) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Guru tersebut ditangkap karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap siswinya...

Stunting di Tea Musu Bone: Kader, Penganggaran hingga Mobil Layanan Disoal

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kader desa, alokasi anggaran hingga pelayanan mobil layanan sosial (ambulan desa) mencuat dalam Rembuk Stunting untuk perencanaan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa...

Brimob Bone Jelajahi Cempalagi, Cari Benda Ini

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Menjelang peringatan HUT Pelopor yang ke-62 pada tanggal 14 September 2021 mendatang, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar serangkaian kegiatan...

Polwan Sat Lantas Polres Bone Bagi Masker ke Tukang Becak

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polwan Sat Lantas Polres Bone menghimbau masyarakat dari kalangan tukang becak agar patuh prokes Covid -19. Himbauan dilakukan dengan membagikan masker di...

Program TMMD ke-112 Dimulai di Desa Watang Kassa Pinrang, Siap Tingkatkan Pembangunan Daerah

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di Kabupaten Pinrang resmi dimulai hari ini, Rabu (15/9). Program ini akan dilaksanakan di Dusun Padangloang, Desa Watang...

Kabid Humas Imbau Warga Sulsel Waspada Pencurian dan Penipuan Dengan Hipnotis

Sulsel, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengimbau warga Kab. Luwu dan Sulsel secara umum untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi hipnotis...

.

.

.

Beasiswa Kalla Dibuka, Khusus Domisili Sulawesi, Begini Cara Daftarnya!

Sulawesi, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Yayasan Hadji Kalla membuka pendaftaran beasiswa Kalla tahun ajaran 2021-2022 bagi mahasiswa yang berdomisili di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan...

Beasiswa Bertajuk Bersama Kelola Alam Adil Lestari Pemimpin Luluskan 58 Calon dari 22 Provinsi

 Beasiswa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program beasiswa bertajuk "Bersama Kelola Alam Adil Lestari (BEKAL) Pemimpin" diberikan kepada para Emerging Leader yakni para pemimpin muda ataupun calon pemimpin yang...

BAZNAS Buka Beasiswa Santri, Begini Cara Daftarnya!

Beasiswa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BAZNAS membuka pendaftaran untuk Beasiswa Santri BAZNAS 2021. Pendaftaran dibuka mulai 14 September 2021 sampai dengan 30 September 2021. Sedangkan pengumuman yang...

10 Skill dan Keterampilan Ini Dibutuhkan Mahasiswa di Dunia Kerja!

World Economic Forum (WEF) pada Oktober 2020 lalu merilis artikel terkait 10 skill atau keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja pada tahun 2025 mendatang. 10...

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Departemen Epidemiologi FKM Unhas Gelar Pelatihan Mobile Data Collection

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Antusias sivitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin pada kegiatan Pelatihan Mobile Data Collection (MDC) menggunakan Kobo Toolbox pada awal September...

Pemkab Pangkep Gandeng KNPI dan PMI Vaksin Massal Jenjang SMP

Pangkep, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkep, melaksanakan kegiatan Vaksin Massal untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), pelaksanaan tersebut melibatkan organisasi KNPI dan PMI, di Pelataran Rumah...

Guru Honorer Berusia 57 Tahun Tak Lolos Tes PPPK, Nitizen Minta Bantuan Nadiem

Viral di media sosial, kisah seorang guru honorer berusia 57 tahun yang gagal lolos tes seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Kisah tersebut dibagikan...

Sosialisasi Assesment Clinic HOTS, UNM Target Peningkatan IKU

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar sosialisasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam rangka Revitalisasi LPTK tahun 2021. Rektor UNM Prof. Dr. Ir....

Ini Poin Keputusan Menpan-RB Nomor 1127 Tahun 2021 untuk PPPK Guru 2021

Perlu digarisbawahi, dokumen dengan Nomor 1127 Tahun 2021 ini adalah Keputusan Menpan-RB, jadi bukan Permenpan-RB 1127 Tahun 2021. Keputusan ini diteken Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara...

.