Friday, August 14, 2020

UMI Makassar Tuan Rumah Kembaranas ke VIII, Dihadiri 68 Perguruan Tinggi

Pembukan Kembaranas ke VIII berlangsung di Kampus UMI Makassar, Rabu (3/10/2018). Dihadiri Direktur Jerderal Belmawa Dikti, Dr Didin Wahidin; Rektor UMI, Prof Basri Modding selaku ketua majalis pembimbing Gugus depan UMI dan Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulsel.
Pembukan Kembaranas ke VIII berlangsung di Kampus UMI Makassar, Rabu (3/10/2018). Dihadiri Direktur Jerderal Belmawa Dikti, Dr Didin Wahidin; Rektor UMI, Prof Basri Modding selaku ketua majalis pembimbing Gugus depan UMI dan Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulsel.

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah hajatan nasional tahun 2018 yaitu, Kemah Bakti Rencana Nasional (Kembaranas) ke VIII.

Kegiatan yang akan berlangsung selama sepakan itu diikuti 300 peserta dari 68 perguruan tinggi se-Indonesia

Pembukan Kembaranas ke VIII berlangsung di Kampus UMI Makassar, Rabu (3/10/2018). Dihadiri Direktur Jenderal Belmawa Dikti, Dr Didin Wahidin; Rektor UMI, Prof Basri Modding selaku Ketua Majalis Pembimbing Gugus Depan UMI dan Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulsel.

Dalam sambutannya, Didin Wahidin mengatakan, dirinya sangat berbahagia bisa hadir dalam kegiatan pembukaan Kembaranas ke VIII.

“Kita harapkan menjadi titik awal kembalinya kepramukaan di perguruan tinggi untuk kemudian berjalan membina karakter anak-anak bangsa cinta tanah air,” ujarnya.

Menurutnya, pihak Dikti sangat mendukung kegiatan seperti ini. Oleh sebab itu, kegiatan kemahasiswaan yang namanya kepramukaan ini bisa terus ditingkatkan ke depan.

Dikatakan, kegiatan pramuka merupakan arena untuk membina hal-hal positif yang selama ini sudah ada pada kegiatan kepramukaan.

“Selain itu, juga kami berharap bahwa melalui kegiatan ini ada kesadaran diri dari kita semua. Terutama di kemahasiswaan. Mereka punya kesan apa yang sudah dipelajari selama ini di kepramukaan kita juga butuh untuk penyesuaian kegiatan-kegiatan kemajuan dengan zaman yang sedang kita hadapi, era revolusi industri 4.0,” katanya.

Ditambahkan, kepramukaan harus muncul menjadi hal menarik, bukan hanya warna tali temali atau semaphore dan lain-lain. Akan tetepi keterampilan dasar dipelajari, ditambah dengan kemampuan untuk menanamkan daya saing anak-anak bangsa dengan memberikan keterampilan positif.

Dimulai dengan kemampuan berpikir kritisnya, kemampuan berpikir kreatifnya dan kemampuan bekerja sama satu sama lain, kemudian keterampilan di bidangnya masing-masing. Juga kesadaran bahwa sekarang yang dibutuh keterampilan kerajinan teknologi yang namanya melek digital.

“Kita harus membiasakan diri hidup di era digital, tidak boleh kemudian ketinggalan karena mereka adalah anak bangsa yang nanti akan mengusung bangsa ini ke depan maju,” tuturnya.

Didin menambahkan, perguruan tinggi juga wajib mengintensifkan kerjasama antara kuartir Nasional Gerakan Pramuka dengan mendesak kepramukaan di perguruan tinggi nanti akan lebih intensif lagi dilaksanakan.

“Hasilnya, kemudian nilai-nilai positif yang selama ini sudah diberikan oleh oleh kepramukaan bisa kembali diwujudkan kembali mendapat penekanan kan kembali menjadi salah satu pilar pendidikan yang yang teramat baik bagi pengembangan karakter anak bangsa,” tutup dia.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding SE MM, selaku ketua majalis pembimbing Gugus depan UMI mengatakan, kegiatan pramuka merupakan salah satu agenda ekstrakulikuler di dunia perguruan tinggi.

Menurut mantan Direktur PPs UMI itu, kemah Bakti nasional ini merupakan wadah pembentukan karakter. (FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Sambut HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020, Lantamal VI Gelar Zikir Bersama

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dalam rangka menyambut peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) menggelar acara...

OPINI : Sekolah Tatap Muka Antara Harapan dan Minimnya Persiapan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 saat ini masih belum usai, selama hampir 4 bulan lebih Indonesia Lockdown yang berarti segala aktivitas seperti sekolah,...

Hasan Sijaya: Seni Budaya Kita di Sulsel Tidak Kalah Dengan Daerah Lain

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Moh. Hasan Sijaya, membuka acara Festival Tari Pakarena Turiolo dan Tunrung Rinci...

Wadan Lantamal VI Bersama Forkopimda Sulsel Ikuti Rakorsus Tingkat Menteri Melalui Vidcon

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H., M.M., bersama Forkopimda Sulsel mengikuti Rapat Koordinasi...

Jalin Silaturahmi, STIE Nobel Indonesia Jajaki Potensi Kerjasama dengan HIPMI Sulsel

FAJARPENDIDIKAN.co.id - STIE Nobel Indonesia melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus DPD HIPMI Sulsel yang dihadiri langsung oleh ketua dua lembaga tersebut, Dr...

REKOMENDASI