APPERTI Kaltimtara Jajaki Kerjasma dengan FKM Unhas

FAJAR Pendidikan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Ketua Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (APPERTI Kaltimtara), Dr H Amransyah, SE., M Si., melakukan kunjungan ke Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Selasa, 24 Juli 2019 dalam rangka menjajaki peluang kerjasama terutama dalam kaitan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia.

Beberapa hal yang potensial dikerjasamakan ke depan terutama berkaitan dengan pengembangan rumah sakit, penyediaan tenaga konsultan dan pendidikan dan pengembangan SDM dalam bentuk blended learning.

- Advertisement -

“Kami bahkan bersedia untuk menyiapkan lahan atau kampus baru Unhas di Kalimantan Timur,” kata Ketua APPERTI Kaltimtara.

- Advertisement -

Kunjungan tersebut diterima oleh Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam, SKM., M Kes., M Med Ed., yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Prof Sukri Palutturi, SKM., M Kes., MSc PH., PhD.

BACA JUGA :   Lepas 2.934 Mahasiswa KKN, Rektor UNM : Beri Solusi di Tengah Masyarakat

“Tentu saja kami sangat senang dan menyambut baik dengan peluang ini. Kami memiliki SDM yang kuat yang berkaitan dengan perumahsakitan bahkan diantara beberapa staf dosen kami ada yang bekerja sebagai konsultan perumahsakitan dan ada yang dilibatkan sebagai tenaga ahli percepatan pembangunan kesehatan di Sulawesi Selatan dan Tim Koordinasi Pengembangan Rumah Sakit,” ungkap Dekan FKM Unhas.

“Tergantung jenis tenaga dan keahlian yang dibutuhkan, kami siap tentunya,” tambahnya.

BACA JUGA :   Mahasiswa Magang PKIP Unhas Ikut Kegiatan Kelas Ibu Balita di Kelurahan SariRejo Kota Semarang

Dekan FKM Unhas mengatakan FKM Unhas siap jika dibutuhkan dalam hal pengembangan. Misalnya adanya program S2 dan atau S3 dengan sistem blended learning (Pendidikan Jarak Jauh). Dekan mengungkapkan bahwa FKM Unhas berpengalaman dengan model pendidikan jarak jauh. Ia juga mencontohkan program peningkatan SDM jalur Pendidikan Jarak Jauh S2 dan S3 dengan FKM Universitas Tadulako Palu.

“Baru-baru ini tim kami melakukan benchamrking ke Universitas Terbuka untuk memperkuat sistem dan pembelajaran model ini. Beberapa daerah lain yang juga meminta fakultas kami pembukaan S2 melalui sistem blended learning adalah Papua. Jika serius, kita bisa melakukan MoU bersama dengan Unhas dan selanjutnya melakukan MoA bersama dengan FKM Unhas,” tutupnya. (FP)

- Advertisement -
REKOMENDASI UNTUK ANDA