Tuesday, August 11, 2020

Bahas Persiapan Pilkada Bersama Mendagri, Bupati Barru Komitmen Sukseskan Pilkada

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Barru bersama jajaran penyelenggara pilkada, berkomitmen untuk menyukseskan perhelatan politik lokal 9 Desember 2020 mendatang.

Penegasan ini disampaikan pemerintah dan KPU saat mengikuti rapat persiapan pilkada serentak 2020 di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (08/07/2020).

“Tadi Pak Tito Karnavian (Mendagri) memberi pengarahan mengenai persiapan pilkada. Tentu kewajiban kami sebagai pemerintah kabupaten yang tahun ini menggelar pilkada akan menyukseskannya,” kata Bupati Barru Suardi Saleh usai menghadiri rapat persiapan Pilkada.

Suardi Saleh menambahkan, salah satu yang ikut ditekankan Mendagri, yakni pemerintah kabupaten/kota segera mencairkan sisa anggaran kepada penyelenggara. Dan menurutnya, Barru siap untuk itu.

“Insya Allah kita siap untuk itu (cairkan sisa anggaran),” tambah Suardi Saleh yang dikenal cekatan dalam mengambil tindakan dan kebijakan selama memimpin Barru.

Berdasarkan pantauan, di rapat persiapan Pilkada yang dihadiri 12 bupati/walikota yang daerahnya menggelar pilkada tahun ini, membahas mengenai beragam persiapan di tengah pandemi Covid-19.

Dalam pengarahannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta kepada pemerintah kabupaten/kota dan penyelenggara untuk menyukseskan setiap tahapan pilkada.

“Kita punya agenda besar, yaitu pilkada dan ini amanat undang-undang,” tegas Tito yang juga mantan Kapolri di depan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan kepala daerah yang ikut hadir.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dalam laporannya menyampaikan, pihaknya siap memback-up KPU untuk menyukseskan tahapan pilkada serentak. Begitupun soal anggaran, diklaim tidak ada masalah lagi.

“Soal anggaran sudah tidak ada masalah. Pemprov Sulsel juga mem-back up KPU termasuk menyediakan APD dan rapid test,” jelas Nurdin.

Pilkada diharapkan bisa terselenggara secara baik, dengan setiap tahapan protokol dilaksanakan dengan ketat. Termasuk edukasi menggunakan masker dan penggunaan hand sanitizer.

Laporan , Humas Barru/ rus

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Empat Mahasiswa Studi Agama-Agama UIN Alauddin Terima Beasiswa Bersama Institute

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan atas kerjasama Bersama Institute dan Prodi Studi Agama-Agama UIN Alauddin Makassar, maka Bersama Institute memberikan...

Kebun Ketahanan Pangan Lantamal VI Tumbuh Subur di Tengah Kota Diapresiasi Kadis Lingkungan Hidup Kota Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kehadiran kebun ketahanan Pangan Lantamal VI yang tumbuh subur di tengah kota Makassar kian terasa manfaatnya bagi masyarakat. Kebun...

Mungkinkah Pembelajaran Jarak Jauh diterapkan Permanen?

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan, pembelajaran jarak jauh bisa diterapkan permanen setelah pandemi Covid-19 selesai. Berdasarkan penilaian Kemendikbud,...

Tips Skincare yang Jarang Diketahui Orang

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kalau membicarakan tips skincare, pasti kita bisa menemukannya dengan mudah bertebaran di internet. Rasanya setiap orang selalu berusaha membagikan tips-tips...

Lomba Seni Suara Burung Berkicau LANAL Kendari Gunakan Nama Kapal Perang Untuk Kelas Lomba

Kendari, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Selasa, 11 Agustus 2020, Lanal Kendari yang dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia S.Sos., menempuh cara yang...

REKOMENDASI