Tuesday, July 7, 2020

Buat Poster Ranger, Mahasiswa FKM Unhas Raih Juara di Malang

Malang, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali menorehkan juara pada even internasional.

Adalah Juztika Andriani Farid, Andi Rifdah Amir, dan Ummu Kalsum meraih juara tiga pada kegiatan ilmiah tahunan yang berskala internasional, Medical Fiesta yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya, Malang, 7 – 10 November 2019.

Kegiatan ini berisi lomba ilmiah dan seminar internasional. Ada empat cabang lomba yang dipertandingkan yaitu scientific essay, literature review, research paper competition, dan public campaign.

Tema kegiatan Medical Fiesta Tahun 2019 adalah “Holistic Approach in Pediatric Diseases,”.

Pesertanya merupakan mahasiswa S1 dan preklinik dalam lingkup kesehatan.

Jenis lomba public campaign adalah lomba promosi kesehatan dengan menggunakan poster sebagai media utama. Lomba ini diikuti oleh 18 tim yang kemudian diseleksi untuk berlaga pada sesi final.

Menurut dosen pendamping Muhammad Rachmat tim mahasiswa FKM Unhas menjadi finalis diantara 10 tim yang diundang untuk melakukan presentasi di Kampus Universitas Brawijaya.

“Tim mahasiswa bertanding pada cabang lomba public campaign dan memperoleh juara tiga. Judul poster yang dibawakan adalah against intestinal worms with four rangers,” jelas Muhammad Rachmat yang juga dosen di Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku FKM Unhas.

“Poster ini menjelaskan kondisi kejadian kecacingan di Indonesia, dampak dan cara pencegahan kecacingan yang disimbolkan dengan empat ranger,” tambahnya.

Empat ranger adalah simbol dari tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari intestinal worms. Seperti pada filmnya, ranger adalah sosok yang melindungi masyarakat dari serangan musuh yang berbahaya.

“Kami menampilkan gambar ranger dalam poster kami sesuai target audiensnya yaitu anak-anak,” terang Juztika yang tercatat sebagai mahasiswa Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku FKM Unhas.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FKM Unhas, Prof. Palutturi, PhD menyampaikan apresiasi atas prestasi ini.

“Teruslah berprestasi adek-adek mahasiswa,” ucapnya. (Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI