Monday, July 13, 2020

Di Halal Bihalal Pemda Barru, Suardi Saleh Berharap ASN Tanamkan Budaya Disiplin

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Barru, bahagian Kesra Barru menggelar halal bihalal dirangkaikan penyerahan hadiah lomba takbir akbar 1440 Hijriyah di Masjid Agung Nurul Iman, Sumpang Binangae Barru, Kabupaten Barru, Rabu (19/6).

Dalam kegiatan Kesra Setda Barru itu, tampak Bupati Barru, Ir H Suardi Saleh MSi hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kab Barru drg Hj Hasnah Syam Mars yang juga di Hadiri Ketua DPRD Barru Hj Andi Nurhudayah Aksa, Almukarramah H Ma’ruf Amin, Sekda Barru, Ir H Nasruddin MSi, para unsur Forkopimda Barru, para Pumpinan OPD, Camat, Lurah dan Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta para Kelompok Pengajian Nurulhuda Barru serta para tamu undangan.

Mengawali acara, terlebih dahulu panitia mengumumkan para juara lomba takbiran dan penyerhan hadiah kepada para juara yang diserahkan langsung H Suardi Saleh.

Dalam sambutan singkatnya, H Suardi Saleh menegaskan dengan harapan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Barru, kiranya menanamkan budaya disiplin pasca Ramadan 1440 H, “Disuasana lebaran ini, kita harap Ramadan yang baru saja kita lalui bisa lebih meningkatkan kedispilinan kita semua,” harap H Suardi Saleh.

Bupati Barru itu juga meminta agar hal positif yang dilakukan selama Ramadan  bisa terlaksana di luar Ramadan, “Semoga Ramadan menjadikan kita kembali lebih fitrah lagi, saya juga berharap amalan-amalan yang dilakukan selama Ramadan kemarin, bisa berlanjut hingga 11 bulan ke depan,” harapnya.

Selain itu, H Suardi Saleh juga berpesan agar Ramadan kali ini juga dijadikan sebagai pelajaran tentang berbagi dan bersabar, “Di bulan Ramadan kali ini, kita sudah merasakan berpuasa sebagai pembelajaran bagi kita untuk menahan dan merasakan rasa lapar, semoga itu juga bisa kita jadikan untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu dan sering merasakan kelaparan,” pintasnya.

Reporter: Abd Latif Ahmad

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

OPINI : Kasus Covid Meningkat, Akibat Pelonggaran Kebijakan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pemerintah mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang sebesar Rp 87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus...

Penulis Novel Kelahiran Sidrap Serahkan Karyanya ke Perpustakaan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lewat chat WhatsApp, penulis novel S. Gegge Mappangewa mengabarkan kepada Tulus Wulan Juni Pustakawan Makassar akan mengirimkan bukti terbit...

Sebulan Dikepung Banjir, Warga Kelurahan Tempe Mulai Mengeluhkan Kurangnya Air Bersih

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Ratusan orang terpaksa meninggalkan rumah-rumah dan lahan-lahan pertanian mereka untuk menghindari banjir di Kabupaten Wajo. Pihak berwenang memerintahkan warga...

Lantamal VI Gelar LDD SIMAK BMN T.A 2020

Makassar, FAJARPENDIDIDKAN.co.id - Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) gelar Latihan Dalam Dinas (LDD) Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik...

Cegah Covid-19, Sejumlah Ruang Pertemuan di Mapolres Bone Disemprot Disinfektan

Bone, Fajarpendidikan.co.id- Polres Bone melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah ruang pertemuan kantor, Senin (13/07/2020). Sejumlah tempat yang dilakukan penyemprotan...

REKOMENDASI