Saturday, October 24, 2020

Dosen Unibos Lakukan Pengembangan Pantai Wisata di Kecamatan Suppa

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Dosen Universitas Bosowa (Unibos) kembali melakukan pengabdian masyarakat. Kali ini digelar degan dilaksanakannya pendampingan pengembangan pantai wisata berbasis edukasi di Desa Wiring Tasi Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang oleh Dr. Cahyono, SE.,M.Si (Fakultas Ekonomi & Bisnis) dan Dr. Ir. Murshal Manaf, T.,MT (Prodi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota), Kamis (15/10/2020).

Kegiatan yang difokuskan di Dusun Lero ini dilaksanakan dengan beberapa target pencapaian termasuk meningkatnya kesadaran masyarakat tentang potensi wisata yang dimiliki suatu daerah, pengembangan usaha kecil menengah untuk area sekitar lokasi wisata, meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pemanfaatan fasilitas pariwisata setempat, membuka lapangan kerja yang lebih luas dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Selain harapan di atas, kami laksanakan kegiatan ini dengan beberapa proses seperti mengoptimalisasikan potensi kekayaan alam yang ada di lokasi tersebut. Dengan ini kami bisa membantu lokasi tersebut menjadi kawasan daerah wisata pantai, membantu pendapatan perekonomian masyarakat, mengurangi angka pengangguran dan tentunya pelatihan-pelatihan yang kami berikan kami fokuskan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelas Cahyono.

“Karena sebagai akademisi, kami hanya mendapingi, membantu membukakan jalan untuk menjadikan peluang sebagai hal yang positif, selebihnya tetap berpatokan pada kemampuan masyarakat,” tambahnya. 

Beberapa target sasaran pengembangan desa wisata untuk dilakukan pendampingan ini ditujukan kepada para kelompok nelayan, anggota rumah bamboo pintar, para masyarakat khususnya kaum muda, dan juga pemerintahan.

Beberapa program yang saat ini telah dilaksanakan yaitu pembuatan site plan pamntai wisata, pembangunan wc umum dua unit untuk lokasi wisata, pembuatan gazebo bagi pengunjung, pembuatan kursi terapung, masker bagi setiap pengunjung wisata, pembuatan pakaian seragam bari para siswa rumah bamboo pintar yang akan menjadi generasi penerus untuk pengelolaan lokasi wisata.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Gandeng Dewan Pers, RSPP, dan Pertamina Berikan Tes Swab PCR Gratis 105 Insan Media

Jakarta, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Dengan menggandeng Dewan Pers, Pertamina memberikan pelayanan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis kepada 105 insan media. Pelaksanaan tes...

Pramuka Saka Bahari Makassar Sambut Danlantamal VI Dengan Tiupan Pluit Khas TNI AL

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Anak – anak Pramuka Saka Bahari Makassar sambut kedatangan Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI ) Laksamana...

Wujudkan Kedokteran yang Berkeadilan, PSPD FKIK UIN Alauddin Miliki Jalur Afirmasi Agama dan Ekonomi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan  (PSPD FKIK) UIN Alauddin Makassar telah resmi menerima mahasiswa baru sejak...

OPINI : The Real Impostor Negara Dan Suara Masyarakat

FAJARPEBDIDIKAN.co.id - Awal mulanya Omnibus Law menyuarakan tentang kenaikan gaji,pengurangan jam kerja dan semakin banyaknya lapangan kerja. Padahal realitanya Omnibus law menjadi...

Vidcon Antisipasi Covid-19, Libur akhir Oktober

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober 2020, sebagaimana ditetapkan dalam Keppres no 17 tahun 2020...

REKOMENDASI