FK Unibos Hadirkan Pakar Gelar Seminar Internasional di Primaya Hospital

FAJAR Pendidikan

Program studi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Bosowa (Unibos) berkolaborasi dengan Primaya Hospital Makassar menyelenggarakan Seminar Internasional dengan topik “Can liver Cirrhosis Regress?”.

Kegiatan diselenggarakan di Lt.9 Auditorium Primaya Hospital (Senin/25/07/2022).
secara offline dan online.

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa FK Unibos, para dokter Primaya Hospital, Karyawan dan Umum.

Dalam kegiatan seminar internasional ini menghadirkan Professor, Departement of Pathology, Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore Aileen Wee, MB, BS, FRCPath, FRCPA dan welcome speech Chairman off Indonesian Association of Phatologist (IAPI) Makassar Branch Berti Julian Nelwan.

BACA JUGA :   Unibos dan PPSDM Sepakat Terbitkan Sertifikat Pendamping Ijazah

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Pimpinan Primaya Hospital dan Wakil Dekan 1 FK Unibos dr Agung.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan tentang safety briefing Oleh Security Primaya Hospital kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan.

Kegiatan seminar internasional ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa dan audiens, terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada pemateri.

Kegiatan ini diharapkan untuk menambah dan memodernisasi ilmu tentang phatologi terkhusus untuk Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa.

BACA JUGA :   Selamat! Prodi S2 Ilmu Gizi FKM Unhas Resmi Jadi Anggota AIPGI

Branch Berti Julian Nelwan, selaku Chairman off Indonesian Association of Phatologist (IAPI) Makassar, mengutarakan melalui kegiatan tersebut ada banyak hal diketahui utamanya perkembangan ilmu phatologi.

“Update Ilmu Phatologi sangat penting utamanya kami dokter phatologi, pertama teknik pemeriksaanya kedua teknik mendiagnosa penyakit karena dengan menggunakan keakuratan dan pemeriksaan histophatologi akan menyokong penyelesaian untuk menentukan progresivitas penyakit apakah dia menjadi berat atau dia pulih,” ungkapnya.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI