Sunday, September 20, 2020

Gawat, Planet Mars Mau Dibom Pakai Nuklir

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Planet Mars mau dibom pakai nuklir yang tujuannya supaya menjadi layak huni bagi manusia. Hal tersebut diungkapkan oleh Pendiri SpaceX dan Tesla, Elon Musk, lewat akun Twitter pribadinya, @elonmusk, pada pertengahan Agustus 2019.

Musk meyakini jika planet merah dihantam bom nuklir, maka lapisan es di kutub planet tetangga Bumi itu dapat mencair dan melepaskan karbondioksida ke atmosfer. Hal itu akan menciptakan efek rumah kaca yang meningkatkan suhu dan tekanan udara ke titik yang mendukung kehidupan manusia.

Sebenarnya, Musk telah tertarik mengirim dan menjatuhkan bom nuklir di Planet Mars sejak 2015. Rencana Musk ini mendapat beragam penolakan. Salah satunya Kepala Badan Antariksa Rusia (Roscosmos), Dmitry Rogozin. Ia mengatakan apa yang ada di benak Musk adalah kedok Amerika Serikat (AS) untuk mengirim bom nuklir ke luar angkasa.

“Ah, itu sih akal-akalan Amerika saja. Mereka sebenarnya mau membawa senjata nuklir ke luar angkasa. Ide itu juga tidak manusiawi yang justru membuat Planet Mars hancur,” ungkapnya, seperti dikutip dari situs Daily Mail, Jumat, 29 Mei 2020.

Selain itu, Rogozin menegaskan bahwa hukum internasional jelas-jelas melarang penyebaran senjata di ruang angkasa. Sebelumnya, pada awal bulan ini Musk juga pernah mengungkapkan kalau dirinya membutuhkan 10 ribu hulu ledak nuklir untuk memuluskan rencananya tersebut di Planet Mars.

Senada, konsep menjatuhkan nuklir dinilai memberikan efek buruk terhadap Planet Mars. Hal itu dapat menimbulkan fenomena yang dikenal sebagai ‘Musim Dingin Nuklir, serupa dengan dampak asteroid yang membunuh dinosaurus pada zaman purba.

“Bom nuklir akan menghasilkan banyak debu dan sejumlah partikel yang akan menghalangi sinar Matahari yang masuk ke Planet Mars,” tutur ilmuwan iklim dari Penn State University, Michael Mann.

Seperti diketahui, Musk mengaku sempat gelisah beberapa jam sebelum kapsul Crew Dragon gagal lepas landas. Saat itu, ia mengaku apabila kapsulnya gagal terbang mengirim astronot ke luar angkasa maka dirinya siap bertanggung jawab.

“Dalam proyek ini saya adalah chief engineer. Jika terjadi kesalahan sedikit pun maka itu kesalahan saya. Nyatanya SpaceX memang gagal terbang,” tegas dia, seperti dikutip dari laman Business Insider.

Menurutnya, misi Demo-2 ini menjadi puncak mimpi Musk yang hampir menjadi kenyataan. Ia juga menuturkan hanya ada peluang 1 persen dari pekerjaannya sekarang saat dirinya mulai membangun SpaceX. Namun akhirnya Crew Dragon yang menumpang roket Falcon 9, juga milik SpaceX, gagal lepas landas.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Awali Kepengurusan, LD Al-‘Aafiyah FKM Unhas Gelar Daurah Pengurus

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Al-'Aafiyah FKM Unhas melaksanakan daurah pengurus pada hari sabtu, 19 September 2020. Kegiatan ini dilaksanakan melalui  zoom cloud...

Kapolres Barru Serukan Pilkada Damai 2020, Di Takkalasi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barru AKBP Welly Abdillah, menyerukan Pemilukada Damai, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pilkada Damai 2020 dan...

Danyonmarhanlan VI Hadiri Rakor Pemilu dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Pemkot Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Danyonmarhanlan VI) Letnan Kolonel Marinir Gigih Catur Pramono, S.H, M.T.r. Opsla menghadiri Rapat...

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

REKOMENDASI