Hari Ini, Penentuan Pelimpahan Berkas Ferdy Sambo ke Kejagung

Bagaimana dengan masa tenggang waktu penahanan Ferdy Sambo bila masa penahanannya selama 120 hari selesai, sementara berkasnya belum dilimpahkan ke Pengadilan? Mungkinkah hal tersebut terjadi sehingga Ferdy Sambo dkk bisa lepas dulu menghirup udara bebas?

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana menjelaskan, hasil pemberkasan dinyatakan lengkap atau tidak, akan diumumkan Kamis, hari ini (29/9).

Berkas perkara lima tersangka, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka  RR atau Ricky Rizal, dan KM atau Kuat Ma’ruf, menurut Ketut Swadana, sudah dua kali dilimpahkan Penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan Agung RI.

BACA JUGA :   ANUGERAH JURNALISTIK : Tantangan Media Mainstream di Tengah Derasnya Arus Perkembangan Media Sosial

Berkas yang dilimpahkan sebelumnya dikembalikan jaksa peneliti, kerena belum lengkap. Pihak Kejagung sudah menyatakan berkasnya lengkap, tinggal pelimpahannya dari Penyidik Bareskrim Polri ke Kejagung.

Lagi-lagi pihak Bareskrim Mabes Polri diuji kinerjanya. Apakah berhasil melimpahkan berkas sebelum berakhirnya masa penahanan tersangka. Sebab dengan pelimpahan berkas yang dinyatakan oleh Kejagung sudah P-21, pelimpahannya sudah bersamaan dengan barang bukti  dan tersangkanya.

- Advertisement -

Bila pelimpahan pemberkasan tersebut rampung sebelum masa penahanan tersangka, berarti tersangka tidak punya jeda waktu menghirup udara bebas. Sebab pelimpahan berkas, sudah bersama dengan barang bukti dan tersangkanya. Namun bila tidak kelar pemberkasannya, mujur bagi tersangka, punya jeda waktu berada di luar tahanan.

BACA JUGA :   OASE KIM Bersama Ibu Negara Kuatkan Profil Pelajar Pancasila Jenjang PAUD

Ferdy Sambo sendiri, masa tahanannya selama 120 hari. Dia mulai ditetapkan sebagai tersangka, pada 9 Agustus 2022. Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dalam video yang diunggahnya menjelaskan, masa Penahan Sambo 120 hari. Kalau lewat 120 hari, Sambo akan bebas dari tahanan.

Sambo sudah memasuki masa tahanan untuk 90 hari. Kalau Kejaksaan mengembalikan lagi, Sugeng ragu bisa terpenuhi sesuai masa penahanan. Masalahnya, katanya, ada perusakan barang bukti, yaitu cctv. Tiba-tiba istrinya menyerahkan flasdisk, isi cctv tersebut. Ketika dibuka, ketahuan Sambo ada di lokasi. (ana)

Bagikan

BACA JUGA:

Ini Catatan P2G Untuk Nadiem Makarim di Hardiknas 2021

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengkritik kinerja Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim pada Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) Minggu (02/05/2021). Mereka menganggap banyak...

Direktur UT Makassar Andi Hasanuddin Silaturahim Walikota Parepare Laporkan Rencana Pembukaan SALUT

MAKASSAR. Direktur UT Makassar, Drs Hasanuddin, M.Si, bersama rombongan bersilaturrahim dengan Walikota Parepare diwakili Asisten III, Eko Wahyu Ariadi. Pada kesempatan itu, Eko Wahyu Ariadi...

Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat di Bank BNI Tahun 2022, Online dan Offline

Terdapat dua jenis produk KUR yang ditawarkan oleh BNI, yakni KUR Super Mikro dan KUR Mikro. Letak perbedaan di antara kedua jenis kredit tersebut yakni...

Catatan Akhir Tahun 2019 PWI: Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers

Dengan beberapa catatan tentang kelemahan yang perlu diperbaiki, Pemilu 2019 telah berjalan lancar. Meski terjadi beberapa hambatan di sejumlah tempat, secara umum penyelenggaraan Pemilu Presiden...

Kapolri Minta PT Freeport Aktif Berpatisipasi Membangun Papua

Jakarta, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia Tony Wenas beserta staf di Mabes Polri, Senin...

POPULER

FKM Unhas Gelar Donor Darah, Peringati Dies Natalis ke 40

Memperingati acara puncak Dies Natalis ke-40, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) mengadakan kegiatan Donor Darah. Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di Fakultas Kesehatan...