Hewan Qurban Bisa Diketahui Berat Daging dan Karkasnya Sebelum Dipotong

Penulis: Nurhayana Kamar

FAJAR Pendidikan

National Qurban Center memperkenalkan metode cara menghitung daging qurban. NQC, menesarinya dari buku Perdoman Ber-Qurban yang aman dan benar, Halalan Thoyiban dan Ihsan.

Selain itu, untuk orang-orang yang secara gotong royong bersatu menyembelih hewan qurban, sudah bisa mengetahui jatah perorangnya, untuk dibagikan kepada yang hendak diberikannya.

Juga bagi Panitia Qurban, sudah bisa memprediksi daging yang akan didistribusikannya ke mustahik. Namun perhitungan berikut, untuk daging yang sudah terlepas dari tulangnya dan yang masih melekat pada tulangnya.

BACA JUGA :   3 Fakta Tradisi Potong Jari di Papua, Terkenal di Indonesia

Bagaimana caranya? Khusus untuk hewan sapi. Sebelumnya, harus mengetahui dulu berat sapi. Misalnya 350kg. Maka berat karkasnya adalah 50 % dari berat hidupnya. Dengan demikian, berat karkasnya adalah 175 kg.

Apa itu karkas?

Karkas adalah daging dengan tulang, tanpa jeroan,ditambah kotoran,kepala, kaki dan kulit.
Sedangka berat daging adalah 70 % dari berat karkas. Dengan demikian, berat dagingnya, adalah 122,5 kg. Atau 35 % dari berat hidup, adalah sebesar 122,5 kg.

BACA JUGA :   3 Fakta Menarik Tradisi Mipit di Sumedang, Kini Masih Dipertahankan

Adapun untuk mengetahui berat jeroan, adalah 10 % dari berat karkas = 17,5 kg atau 5 % dari berat hidup. Berat kakinya, rata – rata 4,5 kg setiap kaki. Berat kepala, adalah 4 % dari berat hidup, atau =14,5 kg. Berat ekor,0,7 % dari berat hidup 2,45 kg.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI