Selasa, Mei 11, 2021

Kabid Kesmas Dinkes Sulsel dan Ketua KKS Sulsel Hadir Sebagai Pemateri di Short Course PERSAKMI Sulsel

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Sulawesi Selatan menggelar National Healthy Cities Short Course pada tanggal 03-04 April 2021 dengan tema Penilaian Kabupaten/Kota Sehat di Masa Pandemi Covid-19”.

Dihadiri kurang lebih 85 peserta dengan skala nasional yang tersebar di seluruh Indonesia baik dari Provinsi Sulawesi Selatan maupun dari luar Sulawesi Selatan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang beragam diantaranya mahasiswa, dosen, kalangan pemerintah daerah, Forum Kabupaten/Kota Sehat dan para praktisi kesehatan dan penggiat kabupaten/kota sehat.

Pada hari kedua, Materi pertama dibawakan oleh Muh Husni Thamrin, SKM, M Kes sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dengan materi “Capaian ODF 100% Mencegah Stunting Meraih Swastisaba Wistara”.

Husni menjelaskan mengenai kerangka konsep intervensi penurunan stunting terintegrasi dapat dilakukan dengan 5 pilar yaitu komitmen dan visi kepemimpinan, kampanye nasional dan perubahan perilaku, konvergensi program pusat, daerah hingga ke desa, ketahanan pangan dan gizi, serta pemantauan dan evaluasi.

“Tantangan penanggulangan stunting yaitu desentralisasi, kesenjangan antara wilayah yang cukup tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, koordinasi seluruh stakeholder terkait semua level dari pusat hingga kabupaten sangat menentukan keberhasilan dalam menjawab tantangan, dan monitoring dan evaluasi terpadu terhadap pelaksanaan program terkait mutlak diperlukan.

“Tentu ODF 100 persen ini memiliki keterkaitan dengan berbagai masalah kesehatan lingkungan dan penyakit, termasuk masalah stunting yang menjadi isu dan agenda nasional saat ini,” ungkapnya.

Pada short course ini hadir juga Muslim Rasyid selaku ketua KKS Sulsel dengan judul materi “Penyusunan Dokumen Penilaian Kabupaten/Kota Sehat di Masa pandemic Covid-19”.

Dalam materinya dijelaskan bahwa penilaian KKS dilakukan secara bertingkat atau bertahap. Yang pertama proses seleksi. Unsur-unsur yang diseleksi adalah aktivitas forum, forkom, pokja, Tim Pembina dan Kebijakan pemda terhadap KKS dan pencapaian indikator untuk masing-masing kegiatan pada tatanan.

“Kemudian dilakukan klarifikasi dokumen dengan melakukan verifikasi lapangan di kabupaten/kota yang kemudian hasil tim penilai/verifikasi pusat yang direkomendasikan oleh tim verifikasi dapat dipertimbangkan sebagai KKS dengan berkoordinasi dengan Kemendagri dengan keputusan Mendagri,” paparnya.

Menurut Muslim, dalam penilaian kabupaten/kota sehat, meskipun kabupaten/kota banyak melakukan program, namun tidak terdokumentasi dan disusun dengan baik, hasilnya dapat berkurang.

“Oleh karena itu, aktivitas yang baik harus didokumentasi dengan baik karena penilaian kabupaten/kota sehat ini yang dinilai adalah prosesnya, bukan hanya hasilnya,” terangnya.

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Begini Cara Polres Bone Edukasi Masyarakat Agar Tak Mudik

Sosialisasi larangan mudik lebaran Idul Fitri di tahun ini tidak melulu dilakukan di jalanan. Polres Bone memiliki cara tersendiri untuk mengedukasi masyarakat...

Begini Kolaborasi BPJS, KPPN dan Pemda BOSOWASI Tingkatkan Validitas Data

“Validitas data merupakan hal utama dalam menciptakan laporan yang akuntabel dan dapat di andalkan” demikian sebait kalimat yang diucapkan oleh Kepala BPJS...

Babak Baru Nasib Stadion Andi Mattalatta-Mattoangin Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Diskusi terbuka tentang Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar bersama Forum Pimpinan Redaksi Sulawesi Selatan (LFPR Sulsel) yang dipimpin ketuanya,...

Anda Bendahara? Yuk Ikuti Sharing Session Bendahara Mahir Pajak

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone kembali bersinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone menggelar kegiatan “Sharing Session Bendahara...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Cek Petugas Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2021, Kasat Lantas Polres Wajo Beri Semangat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Selaku Pawas Operasi Ketupat 2021, Kasat Lantas Polres Wajo AKP Hasanang, SH rutin melakukan kontrol pada Posko Pelayanan maupun Posko Pengamanan...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI