Rabu, Januari 20, 2021

Kabid SMA Disdik Sulsel Apresiasi Presentasi KIR SMA Islam Athirah 1 Makassar

Citizen, FAJARPENDIDIKAN.co.id – SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar presentasi perdana Karya Ilmiah Remaja (KIR) bagi siswa Kelas XII, Kamis (12/11/2020). Kegiatan ini digelar secara virtual melalui aplikasi konferensi video Zoom Meeting yang diikuti oleh 153 partisipan.

Presentasi Karya Ilmiah Remaja (KIR) merupakan salah satu program tahunan SMA Islam Athirah 1 Makassar yang ditujukan bagi siswa kelas XII sebagai prasyarat kelulusan.

Ketua Panitia, Moh. Radi, S.Pd. meyampaikan, kegiatan tersebut merupakan wadah memotivasi siswa sekaligus sebagai batu loncatan dalam menumbuhkan rasa percaya diri saat tampil di depan publik.

“Saya sangat mengharapkan agar momen ini bisa menjadi motivasi dan batu loncatan buat ananda siswa-siswi lainnya dalam menumbuhkan rasa percaya diri, dan menyelesaikan tugas karya ilmiahnya sesuai dengan target yg telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan, presentasi Karya Ilmiah Remaja (KIR) ini merupakan salah satu program unggulan yang menjadi jaminan mutu sekolah.

“Program KIR juga telah didesain sedemikian rupa sehingga dapat memberikan bekal kepada para siswa sehingga ketika memasuki perguruan tinggi nantinya akan menjadi terbiasa dengan kegiatan presentasi dan penulisan karya ilmiah,” ucapnya.

Selain Tawakkal, Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Sabri, S.Pd., M.Pd. juga turut hadir menyampaikan sambutan. Dalam kesempatan itu, Sabri mengapresiasi pelaksanaan presentasi perdana KIR bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar.

“Terima kasih kepada pihak SMA Islam Athirah 1 Makassar yang telah melakukan kegiatan yang luar biasa ini yang benar-benar mengaktualisasikan kompetensi generasi,” ucapnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana para siswa menampilkan hasil karyanya dan menampilkan kemampuan terbaiknya,” imbuhnya.

Pendampingan penyusunan Karya Ilmiah Remaja (KIR) bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar dimulai sejak mereka duduk di bangku kelas XI. Penyusunan KIR tersebut dilanjutkan hingga kelas XII yang pada akhirnya setiap siswa wajib mempresentasikan KIR di hadapan para penguji sebagai syarat kelulusan di SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Berikut ini daftar nama siswa peserta Presentasi Perdana KIR SMA Islam Athirah 1 Makassar: St. Rahma Rahim, Kelas XII MIPA 1, dengan judul KIR “Pemanfaatan Limbah Nanas (Ananas Comusus (L.) Merr) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Tisu” dengan tim penguji H. Syamril, S.T., M.Pd. (Direktur Sekolah Islam Athirah), H. Sabri, S.Pd., M.Pd. (Kabid SMA Dinas Pendidikan Prov. Sul-Sel), dan Novita Irwan, S.Kom. (Ketua BMJ Sekolah Islam Athirah).

Aldian Kurnia Mansjur, Kelas XII MIPA 4, dengan judul KIR “Manfaat Mengikuti Program Pertukaran Pelajar terhadap Kualitas Belajar Peserta Didik” dengan tim penguji Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. (Wadir Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido), dr. Jusli Aras, M.Kes., SpA(K) (Koordinator BMJ Unit SMA Islam Athirah 1 Makassar), dan Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. (Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar).

St. Ichlasatul Amaliah Ramadhanty, Kelas XII MIPA 4, dengan judul KIR “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Anak” dengan tim penguji adalah Yusran, S.Pd., M.Pd. (Wakasek Kesiswaan & IT), Saharuddin, S.Pd. (Kadep Kurikulum Sekolah Islam Athirah), dan B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. (Wakasek Kurikulum & SDM SMA Islam Athirah 1 Makassar).

Nurnabilla Syfadewi Attaya dan Nawwarah Liyana Zafira Aminanti, Kelas XII MIPA 1, dengan judul KIR “EICHRACIAL-T (Eichhornia Crassipes Facial Tissue) Pemanfaatan Tumbuhan Eceng Gondok Menjadi Tisu” dengan tim penguji Syamsul Bahri, S.Pd., M.Pd.I. (Wadir Sekolah Islam Athirah Wilayah Bone sekaligus Kepala SMA Islam Athirah Boarding School Bone), Sabrianti, A. S.Pd., M.Pd. (Guru Bhs. Indonesia SMA Islam Athirah 1 Makassar), dan Nila Martini, S.Pd. (Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar).

Citizen Reporter: Yusminiwati

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Istri Bupati Barru Hasnah Syam Berikan Bantuan Para Korban Gempa Sulbar yang Mengunsi di Barru

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Memegang amanah sebagai "Istri Kepala Daerah" sekaligus "Tokoh Nasional" merupakan dua anugerah yang dapat memberi manfaat besar bagi sebanyak...

Sah! STIE Nobel Jalin Kerja Sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda)

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar sepakat melaksanakan kerja sama dengan PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), senin 18...

Jasa Raharja Peduli Sasar Masyarakat Terdampak Covid-19 di Empat Lokasi Ini

FAJARPENDIDIKAN.co.id- PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan mengadakan giat pembagian sembako dengan mengusung tema “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi Bantuan Donasi...

Peduli Gempa Sulbar, Sekolah Islam Athirah Galang Donasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah melalui Tim Athirah Peduli melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat,...

PBB Terbitkan Laporan Demografi; Populasi Laki-Laki Jauh Lebih Sedikit

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Baru-baru ini PBB menerbitkan laporang Demografi suku pertama 2019 yaitu manusia berjumlah 7.7 Milyar orang di planet bumi ini.

REKOMENDASI