Kamis, Juni 24, 2021

Keistimewaan Peliharaan Kesayangan Rasulullah

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kucing merupakan sejenis hewan mamalia karnivora, hewan yang tidak asing di lingkungan masyarakat pada umumnya, kucing merupakan hewan menggemaskan. Hingga saat ini kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Karena ukurannya yang kecil dan tidak begitu berbahaya bagi manusia.

Walaupun demikian kucing juga tetap memiliki hal berbahaya yang dapat timbul dan kemungkinan bisa terjadi yaitu infeksi rabies, akibat gigitan dan juga cakaran dari kuku kucing yang sangat perih dan menyakitkan.

kucing merupakan peliharaan kesayangan rasulullah. Kucing juga merupakan hewan yang sangat istimewa dalam islam, salah satunya karena kucing merupakan hewan yang jauh dari sifat najis.

Rasulullah SAW bersabda, “ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah SAW berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (HR. Albaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Rasulullah mengajarkan kita agar mencintai sesama ciptaan Allah SWT. dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar ra, Rasulullah SWA bersabda: “Orang-orang yang berbelas kasih akan mendapatkan belas kasih dari (Allah) Yang Maha pengasih. Karena itu, berbelas kasihlah kepada setiap makhluk di bumi, niscaya (penduduk langit) akan mengasihimu”.

Salah satu contoh yang di ajarkan Rasulullah yaitu dengan manyayangi kucing, namun bukan berarti hanya kepada kucing saja. Seperti yang dijelaskan dalam hadist tersebut kita harus menyayangi setiap makhluk di bumi bahkan sampai ke semut yang kecil sekalipun.

Kucing memiliki keistimewaan tersendiri, yang menyebabkan Rasulullah begitu sangat menyayanginya. Berikut beberapa keistimewaan kucing yang perlu diketahui:

  1. Otot kucing yang terdapat pada kulit berfungsi sebagai alat yang dapat menolak telur bakteri, serta otot tersebut mampu menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
  2. Lidah kucing yang berfungsi sebagai alat pembersih paling efektif serta dapat membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya. Karena permukaan lidah kucing yang tertutup oleh benjolan kecil seperti kikir atau gergaji yang berguna dalam membersihkan badannya.
  3. Penelitian terhadap kucing sudah banyak dilakukan, pada sample yang diambil dari setiap bagian pada badan kucing. Dengan hasil dari kulit luar ternyata negatif kuman, cairan dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif kuman. Sehingga dari berbagai penelitian yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba dimana liur kucing bersih dan membersihkan.
  4. Dari hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah dilakukan ditemukan bahwa badan kucing lebih bersih daripada manusia.

 

.

Bupati Barru Serahkan Dua Ranperda ke DPRD

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bupati Barru Suardi Saleh menyerahkan dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD Barru dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD...

Yuk! Cek Desa di Soppeng yang Salurkan Dana Desa Tahap II

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sebanyak 4 desa dari total 49 desa di Soppeng kembali tersalurkan Dana Desa Tahap II Tahun 2021. Berdasarkan data Online Monitoring Sistem...

Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Kapolres Bone Prakarsai Renovasi Makam Raja

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Makam merupakan jejak kehadiran seseorang dimasa lampau, termasuk makam Raja yang layak dikenang atas jasa dan perjuangan mempertahankan eksitensi suatu wilayah kekuasaannya. Jelang...

Kecelakaan Tunggal Mobil Menabrak Pohon, Korban Dilarikan di RS Terdekat

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kecelakaan tunggal mobill avanza warna hitam menabrak pohon hingga terjatuh ke sisi kanan jalan dan akibat kejadian itu membuat warga berkerumun, sementara...

Polres Wajo Gelar Upacara PTDH, Dua Personilnya Resmi Diberhentikan

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Upacara Polres Wajo tetap menerapkan protokol kesehatan di Lapangan upacara Polres Wajo pada Jumat (18/6/2021). Polres Wajo Menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat...

Polres Bone Raih Penghargaan dari Kapolri

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kepolisian Resor Bone menyabet penghargaan penilaian kinerja anggaran tahun 2020 dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini diraih atas hasil...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.