Sunday, September 20, 2020

Kemenag Bone Juara Umum KSM Tingkat Sulsel, Melenggang ke KSM Nasional

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, kembali menunjukkan keunggulannya dengan memboyong empat medali emas di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 yang diselenggarakan di MAN 2 Model Makassar, Kamis (16/8/2019).

Hal tersebut sesuai dengan harapan Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Bone Dr H Wahyuddin Hakim MHum.

Dr H Wahyuddin Hakim senantiasa bersinergi, terus mendorong dan berupaya semaksimal mungkin, berdoa, dan menyemangati jajarannya. Hal itu seirama dengan jargon “Saya Harus Juara”, merupakan untaian kata yang selalu disampaikan Kakan Kemenag Bone kepada Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan madrasah se Bone.

Alhasil, siswa-siswi asal Bone berhasil merebut empat juara satu dan berhak mewakili Sulawesi Selatan di ajang KSM tingkat Nasional tahun 2019 di Manado. Selain rebut juara satu, Bone juga dapatkan juara dua, tiga dan harapan satu hingga dinobatkan menjadi juara umum.

Adapun deretan prestasi yang diraih Kontingen Bone yakni juara I IPS, juara I Kimia, juara I Geografi, juara I, juara II Ekonomi, juara II Geografi, juara III Biologi dan harapan I IPA.

“Saya bersyukur karena melalui prestasi ini harapan kami untuk menyadarkan siswa bahwa penguasaan Iptek akan mengantarkan pada pemahaman agama yang lebih menyeluruh dan lengkap dan pemahaman terhadap kecerdasan intelektuan anak harus diimbangi dengan kekuatan iman terpenuhi. Kami selalu mengingatkan bahwa Iman dan ilmu tidak dapat dipisahkan seperti dua sisi mata uang,” kata Dr H Wahyuddin Hakim kepada FAJAR PENDIDIKAN, Jumat (16/8/2019), malam.

Lebih lanjut, mantan Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Bidang Pendidikan Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel ini, mengatakan, Iman dan ilmu, keduanya harus dimiliki oleh seseorang agar bisa menjadi pribadi yang cerdas. Kecerdasan itulah yang terintegrasi dalam kompetisi ini.

“Kami juga menyadari bahwa prestasi anak madrasah di Bone dalam ajang KSM tingkat provinsi ini berdampak positif terhadap semangat mereka dalam menempuh pendidikan di madrasah,” tutupnya.

Reporter: Abustan

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Awali Kepengurusan, LD Al-‘Aafiyah FKM Unhas Gelar Daurah Pengurus

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Al-'Aafiyah FKM Unhas melaksanakan daurah pengurus pada hari sabtu, 19 September 2020. Kegiatan ini dilaksanakan melalui  zoom cloud...

Kapolres Barru Serukan Pilkada Damai 2020, Di Takkalasi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barru AKBP Welly Abdillah, menyerukan Pemilukada Damai, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pilkada Damai 2020 dan...

Danyonmarhanlan VI Hadiri Rakor Pemilu dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Pemkot Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Danyonmarhanlan VI) Letnan Kolonel Marinir Gigih Catur Pramono, S.H, M.T.r. Opsla menghadiri Rapat...

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

REKOMENDASI