Saturday, October 24, 2020

KKPS Bersinergi dengan Dinas Perpustakaan Makassar

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kelompok Kerja Pustakawan Sekolah Kota Makassar (KKPS) yang beranggotakan pustakawan dan tenaga perpustakaan sekolah yang sekolahnya telah terakreditasi bersilaturrahmi dengan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Kamis (15/10).

Kunjungan yang dipimpin oleh ketua kelompok, Melati Syahrir diterima langsung oleh Kadis Perpustakaan, Siswanta A. Attas dan Pustakawan Dinas Perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar memberikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran kelompok kerja ini.

“KKPS ‘kan lahir dari program Sentuh Pustaka, nah nantinya dapat bersinergi dan mendukung program Dinas Perpustakaan apalagi kelompok ini sudah memiliki pengalaman mengikuti akreditasi sehingga dapat memotivasi sekolah lain untuk mengikuti akreditasi dan memperkuat program Sentuh Pustaka,” ungkap Andi Siswanta.

Ketua KKPS sangat berterima kasih atas dukungan dan arahan dari Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

“Niat dari kelompok ini hanya ingin berbagi pengalaman dan ikut membantu Dinas Perpustakaan Kota Makassar dalam pembinaan perpustakaan khususnya yang ada di sekolah. Ini sebagai wujud komitmen kami, karena sebelumnya kami sudah dibantu oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar sehingga Perpustakaan kami menjadi baik dan terakreditasi sehingga kami terpanggil ingin juga mendukung program baik dari Sentuh Pustaka,” ungkap Melati.

Hal senada juga disampaikan salah satu anggota KKPS, Ummi. Ia menyampaikan bahwa program-program yang akan dilakukannya sebagai upaya menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan kami di perpustakaan tidak berhenti setelah akreditasi tetapi terus ditingkatkan dan saling bersinergi antar sekolah yang telah terakreditasi dan Kepada Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Salah satu program inspirasi yang akan dibuat oleh KKPS dalam waktu dekat adalah program podcast yang akan ditayangkan di channel YouTube.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Gandeng Dewan Pers, RSPP, dan Pertamina Berikan Tes Swab PCR Gratis 105 Insan Media

Jakarta, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Dengan menggandeng Dewan Pers, Pertamina memberikan pelayanan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis kepada 105 insan media. Pelaksanaan tes...

Pramuka Saka Bahari Makassar Sambut Danlantamal VI Dengan Tiupan Pluit Khas TNI AL

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Anak – anak Pramuka Saka Bahari Makassar sambut kedatangan Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI ) Laksamana...

Wujudkan Kedokteran yang Berkeadilan, PSPD FKIK UIN Alauddin Miliki Jalur Afirmasi Agama dan Ekonomi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan  (PSPD FKIK) UIN Alauddin Makassar telah resmi menerima mahasiswa baru sejak...

OPINI : The Real Impostor Negara Dan Suara Masyarakat

FAJARPEBDIDIKAN.co.id - Awal mulanya Omnibus Law menyuarakan tentang kenaikan gaji,pengurangan jam kerja dan semakin banyaknya lapangan kerja. Padahal realitanya Omnibus law menjadi...

Vidcon Antisipasi Covid-19, Libur akhir Oktober

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober 2020, sebagaimana ditetapkan dalam Keppres no 17 tahun 2020...

REKOMENDASI