Jumat, Agustus 6, 2021

Komunitas Pena Perdamaian Gelar Workshop Public Speaking Secara Daring

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Komunitas Pena Perdamaian (KPP) menyelenggarakan workshop public speaking secara daring dengan mengangkat tema “Speaking with Confidence, Make Peace In The World” pada Minggu (07/03).

Workshop tersebut diikuti oleh sebanyak 180 peserta yang merupakan pemuda yang berasal dari seluruh Indonesia, 80 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut melalui platform meeting online, sedangkan 100 peserta lainnya mengikuti kegiatan melalui channel live stream Youtube.

Materi dalam kegiatan tersebut diberikan oleh pemateri-pemateri yang sudah berpengalaman dan menguasai teknik public speaking dengan baik. Salah satu pemateri merupakan Duta Bahasa Kalimantan Tengah 2019, serta pemateri lainnya merupakan seorang podcaster. Selain pemberian materi, kegiatan juga diisi dengan kegiatan pelatihan praktek public speaking oleh peserta.

Baca Juga :   Penggiat Literasi Makassar Gelar Pembinaan Perpustakaan Sekolah di SDN 57 Bulu-Bulu

Komunitas Pena Perdamaian (KPP) merupakan komunitas yang dibentuk untuk mewadahi ide,gagasan, dan kreativitas masyarakat khususnya kalangan pemuda untuk dapat memberikan sumbangsih dan kontribusi kepada masyarakat luasdalam rangka mewujudkan salah satu cita-cita bangsa yaitu mewujudkan perdamaian abadi.

Made Gita Dhamayanti selaku Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk khususnya kalangan muda agar dapat mengasah dan melatih kemampuan berkomunikasi.

“Kegiatan ini diadakan untuk memfasilitasi masyarakat khususnya kalangan muda agar dapat mengasah dan melatih kemampuan berkomunikasi secara lisan dengan baik, sehingga para pemuda diharapkan akan lebih percaya diri ketika berbicara di depan umum” Ungkapnya.

Baca Juga :   Anak Tukang Las ini Jadi Jagoan IT dan Terima Beasiswa Semesta

Gita juga menambahkan bahwa bekal ilmu public speaking yang diperoleh diharapkan dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian ke lingkungan sekitar.

Mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan merupakan salah satu tujuan dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau yang dikenal juga dengan istilah Sustainable Development Goals (SDGs), oleh karena itu dibutuhkan juga kontribusi dan usaha anak muda dalam mewujudkan tujuan tersebut sehingga cita-cita bangsa untuk mewujudkan perdamaian abadi dan kesejahteraan sosial dapat menjadi nyata.

Reporter : Yudi Arsawan

.

Pasca Vidio Viral, Pesepeda di Makassar Mendapat Bantuan oleh Kemensos

Makassar, FAJARFPENDIDIKAN.co.id - Pasca video viral yang menjadi sorotan, korban kecelakaan sepeda, Rabu (28/7) lalu, Wawan mendapat kunjungan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang diwakili...

KPPN Gelontorkan TKDD Rp372,88 Miliar

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- KPPN Watampone sampai dengan bulan Juli 2021 telah menyalurkan dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang bersumber dari APBN sebesar...

Danny Pomanto Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan KM Umsini

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di hadapan Dirjen Perhubungan Laut RI memaparkan konsep isolasi apung terpadu yang memanfaatkan KM Umsini...

Prof Husain Letakkan Batu Pertama Hari Ini, Kampus UNM Parepare Bakal Jadi Ikon Baru di Parepare

Parepare, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Rektor UNM, Prof Dr Ir Husain Syam, MTP, IPU, ASEAN, Eng dijadwalkan akan meletakkan batu pertama pembangunan kampus baru UNM Parepare, Sabtu...

Pemkot Makassar Gelar Simulasi Akhir Isolasi Apung di KM Umsini

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Walikota Makassar, Danny Pomanto bersama seluruh jajarannya, menggelar simulasi pengoperasian Isolasi Apung Kapal Pelni KM Umsini, di dergama Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar,...

Selain Gaungkan Tagar Bangga Melayani, Ini Upaya Wujudkan ASN Berahklak di Bone

Bone, FAJARPENDIKAN.co.id- KPPN Watampone kembali menggelar kegiatan briefing bertempat di Ruang Pelayanan (FO) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yang diikuti oleh seluruh pegawai dan...

.

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UIM Gelar Teknik Expo 2021, Wali Kota Makassar Turut Hadir dan Harapkan Tetap Lestarikan Budaya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyempatkan hadir dalam kegiatan teknik expo 2021 yang di adakan oleh Fakultas Teknik Universitas Islam...

UNM Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL Bagi Masyarakat Putus Kuliah

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka penerimaan mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Kemendikbud Ristek...

Kampus Berkelas Dunia, ITB Resmi Luncurkan Program International Virtual Course (IVC)

Bandung, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Institut Teknologi Bandung(ITB) resmi meluncurkan program International Virtual Course (IVC) tahun 2021. Program ini merupakan implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program...

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Anggota Komisi X DPR Netty Prasetiyani memahami perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 adalah pilihan sulit yang harus diambil pemerintah. Dari aspek...

.