Friday, November 27, 2020

Kunjungan Kerja, Bupati Pangkep Resmikan SPBU

Pangkep, FAJARPENDIDIKAN.co.id-Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, meresmikan secara langsung SPBU satu harga di Pulau Kalu – Kalukuang, Kecamatan Liukang Kalmas, Rabu (21/10).

Peresmian ini sendiri dirangkaikan dengan kunjungan kerja, bersama sejumlah pejabat eselon II dan III, disalah satu kecamatan kepulauan terluar yang ada di Pangkep.

Dihadapan puluhan masyarakat yang memadati area SPBU, Syamsuddin Hamid menyampaikan jika hadirnya SPBU ini merupakan kebanggaan serta perubahan bagi masyarakat, khususnya mereka warga pulau di Kecamatan Liukang Kalmas.

“Inilah janji saya hadirkanki SPBU satu harga termasuk dermaga yang kokoh di Liukang Kalmas ini,” jelas Syamsuddin Hamid.

Bupati dua periode tersebut berharap masyarakat bisa menjaga dan merawat salah satu aset penting tersebut.

“Jadi sekarang masyarakat kita sudah bisa menikmati BBM bersubsidi, dengan hrga yang sama seperti di wilayah darat,” tambahnya.

Terpisah pengusaha SPBU, PT. Pulau Raya Kalmas Muhammad Taufiq Malik, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten yang telah memberi ruang dan kerja sama untuk menghadirkan SPBU satu harga tersebut.

“Terimakasi pemerintah kabupaten Pangkep, sudah memberi ruang kepada kami, pihak Pertamina dan tentu pemerintah pusat yang sudah memberi restu,” ujar Taufik Malik.

Lebih jauh dijelaskan, jika SPBU di Pulau Kalukalukuang adalah SPBU ketiga yang dibangun perusahaan milik Taufik Malik tersebut.

“Di Kalu – kalukuang ini SPBU ke tiga, setelah sebelumnya kami sudah operasikan di Pulau Kapoposang, Kecamatan Liukang Tupabbiring, dan Pulau Matalaang, Kecamatan Liukang Tangayya.

SPBU satu harga yang dihadirkan di Pulau Kalu – kalukuang diketahui memiliki stok yang dianggap cukup untuk memasok kebutuhan masyarakat, dimana untuk Premium, SPBU mendapat pasokan 60 kiloliter perbulan, sementara untuk solar sebanyak 120 kiloliter perbulan. (ADH)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Rektor UNM Ajak Dosen Samakan Persepsi soal Penilaian Angka Kredit

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD), FGD kali ini membahas penilaian angka kredit dosen dalam kebijakan...

HMJ Matematika FMIPA UNM, Umumkan Pemenang Lomba GEOMETRI 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2020 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu...

Pembelajaran Tatap Muka di Bone, Begini Penyampaian Wabup dan Satgas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Bone Ambo Dalle menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan masyarakat agar bersinergi menyambut rencana Pembelajaran Tatap...

Dampak Krisis Akibat Pandemi, Usman Berhenti Dari Tempat Kerjanya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Usman (35 tahun), yang bekerja di sebuah perusahaan media, terpaksa harus berhenti,  atau mengundurkan diri. Keputusan yang diambil secara...

BAN-PT Asesmen Lapangan Via Daring di IAIN Bone, Prodi Diharap Unggul

Bone, FAJARENDIDIKAN.co.id - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan asesmen lapangan secara daring pada Dua Program Studi (Prodi) Fakultas Ushuluddin dan...

REKOMENDASI