- Advertisement -

Manfaat Ubi Jalar, Bisa Terhindar dari Kolesterol Jahat Loh!

Ubi jalar, jarang dikonsumsi masyarakat, padahal manfaatnya. Mereka yang menyukai, hanya orang – orang lansia. Karena menghindari, mengkonsumsi makanan yang berminyak, untuk terhindar dari kolesterol jahat.

Ubi jalar (Ipomoea batatas) adalah umbi-umbian yang bertepung dan rasanya manis. Memiliki kulit luar tipis berwarna coklat dengan daging berwarna cerah. Umumnya berwarna jingga. Tetapi varietas lain termasuk putih, ungu atau kuning.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anda bisa makan ubi jalar utuh atau dikupas dan daunnya juga bisa dimakan. Keduanya mungkin disebut ‘kentang’, tetapi kentang putih manis dan biasa tidak berhubungan.

Secara botani, ubi jalar termasuk dalam keluarga bindweed atau morning glory, sedangkan ubi putih termasuk dalam keluarga nightshade. Berikut ini penjelasannya :

  1. Mengurangi risiko kanker

Meskipun tidak ada ‘makanan super’ yang bisa mencegah penyakit kronis kanker dan faktor risiko kanker tertentu tidak terkait dengan pola makan, terdapat bukti bahwa mengonsumsi makanan sehat bisa mengurangi risiko kanker.

BACA JUGA:  5 Cara Sederhana Menyehatkan Paru-Paru
-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buah dan sayuran mengandung antioksidan tinggi, senyawa yang membantu mempertahankan tubuh dari kerusakan akibat ‘radikal bebas’.

Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam kulit ubi jalar, terutama ubi jalar ungu, bisa membantu mengurangi proses oksidasi ini, sehingga mengurangi risiko kanker.

Untuk mendapatkan nutrisi paling banyak dari ubi jalar Anda, jangan dikupas cukup gosok sebelum dimasak.

2. Mendukung kesehatan pencernaan

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ubi jalar tinggi serat, yang telah terbukti meningkatkan sistem pencernaan yang sehat. Sebagian besar penelitian sejauh ini telah dilakukan pada hewan, tetapi tampaknya sterol tumbuhan (fitosterol) tingkat tinggi.

Dalam ubi jalar mungkin memiliki efek perlindungan pada sistem pencernaan dan mungkin berguna dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit duodenum dan asam lambung, termasuk yang disebabkan oleh NSAIDS (obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen).

3. Membantu mengelola diabetes tipe-2

Temuan menarik menunjukkan bahwa konsumsi ubi jalar dan daun ubi jalar dalam jumlah sedang bisa meningkatkan regulasi gula darah pada penderita penyakit kronis diabetes tipe-2.

BACA JUGA:  Ini Usia Terbaik untuk Pembekuan Sel Telur !

4. Baik untuk kesehatan mata

Ubi jalar kaya akan beta-karoten dan faktanya, itulah yang membuat akar ini memiliki daging berwarna jingga cerah.

Saat kita makan beta-karoten, tubuh kita mengubahnya menjadi vitamin A, yang kemudian digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya di mata.

Ini penting untuk penglihatan malam dan menjaga kesehatan mata.

Sebuah studi oleh Food & Nutrition Research menemukan bahwa ubi ungu mengandung kelompok antioksidan tertentu yang dikenal sebagai anthocyanin, yang juga terbukti bermanfaat bagi mata.

5. Mendukung fungsi kekebalan tubuh

Kaya akan beta-karoten, ubi jalar juga bisa membantu mendukung fungsi kekebalan tubuh. Pasalnya, vitamin A penting untuk menjaga keutuhan selaput lendir pada sistem pernapasan dan usus.(nkripost/ana)

 

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: