Saturday, September 19, 2020

Melihat Dunia ‘Dari Layar’ dalam Sudut Pandang Laze

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Apa yang dilihat di media sosial tidak selamanya seperti apa yang dijalani pada kenyataan. Apa yang kita tampilkan di sosial media merupakan hal-hal yang terkurasi sedemikian rupa hingga terlihat menarik.

Hal itu yang setidaknya ingin Havie Parkasya alias Laze katakan lewat lagu barunya ‘Dari Layar’ yang rilis baru-baru ini. Menurutnya, lagu itu adalah gabungan dari hasil observasinya pada lingkungan sekitarnya sekaligus pengalaman pribadi yang pernah dialaminya.

“Misalnya teman-teman kita selalu nge-post kesuksesan atau pencapaian atau kebahagiaan, itu semua di-post di layar, di Instagram atau di Facebook. Kebahagiaan atau kesuksesan seperti mereka, kita mikir hidup mereka enak banget ya seru,” buka Laze dalam wawancara virtual dengan detikHOT.

Meski apa yang terlihat dari balik layar tampak sempurna, Laze meyakini pasti semua orang memiliki permasalahan dan perjuangannya masing-masing. “Tapi pasti di balik itu ada perjuangannya, ada susah-susahnya, tapi itu nggak diperlihatkan,” sambungnya.

Inspirasi dari penulisan lagu itu pun berangkat dari pengalaman pribadinya ketika suatu hari ada orang menghampirinya dan mengatakan dirinya begitu tampak berbeda di media sosial.

“Padahal apa yang terjadi di medsos, entah likes atau komentar, kadang-kadang jumlah atau angka yang ada di situ nggak berbanding lurus dengan dunia nyata,” jelas Laze lagi.

Akan tetapi, secara ide Laze mencoba memberikan sudut pandang yang cukup positif pada para pendengarnya. Ia ingin menggarisbawahi bahwa kita tidak perlu merasa gusar dan tertinggal apabila melihat teman sebaya yang tampak lebih dulu sukses.

“Makanya ini ditekenin banget, nggak semua yang dilihat dari layar itu seenak itu, buat yang ngelihat orang lain dan rendah diri untuk nggak jatuh semangatnya, karena ada perjuangan yang nggak lo lihat atau mereka tutupin,” ungkapnya.

Dalam penggarapan lagu tersebut, Laze menggandeng Randy MP dan Riza Rinanto. Rencananya ‘Dari Layar’ akan menjadi salah satu lagu yang rilis ada dalam album keduanya yang direncanakan rilis pada akhir 2020. (WLD/*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

BPJS Ketenagakerjaan Gencar Ajak Guru Mengaji Jadi Peserta, Ini Manfaatnya!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisai mengajak penerimaan insentif guru mengaji untuk menjadi pesertanya. Hal tersebut seperti yang...

DKM Bakal Lakukan Pameran Daring ‘Semangat 2020’

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari setengah tahun. Semua lini kehidupan seperti sedang diuji daya tahannya, termasuk posisi seni...

Danlantamal VI Sambut Hangat Kunjungan Dirut PT. Semen Tonasa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., menyambut hangat kunjungan Direktur Utama...

REKOMENDASI