Kamis, Juni 24, 2021

Memberi Lebih Baik Daripada Menerima

Penyerahan donasi secara simbolis. (Foto: Ist.)
Penyerahan donasi secara simbolis. (Foto: Ist.)

Komunitas Makassar Peduli

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Tepat di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-71, komunitas ini lahir. Lahir dari sebuah rasa keprihatinan terhadap sesama manusia yang kurang mampu dalam menjalankan kehidupan. Adalah Komunitas Makassar Peduli atau MKP. Yang setahun kemudian sejak didirikan, memutuskan untuk menjadi sebuah lembaga sosial.

Lahirnya MKP diinisiasi oleh Rudy Wahab. Sehari-harinya, bapak dua anak ini, selain sibuk di MKP, Rudy juga melakoni pekerjaan sebagai driver online. Warga Gowa itu juga dipercayakan sebagai Ketua MKP.

“Bahwasanya tangan di atas jauh lebih baik dibandingkan tangan di bawah. Harta tidak akan di bawah mati. Amal jahiriyahlah yang akan kita bawa mati dengan membantu sesama diharapkan menjadi bekal nanti di akhirat terhindar dari azab kubur dan neraka,” ujar Husain, salah satu pengurus MKP, menjelaskan latar belakang terbentuknya MKP.

“Keprihatinan terhadap sesama manusia yang kurang mampu dalam menjalankan kehidupan dan agar semakin bersyukur akan nikmat yang Allah berikan kepada kami. Karena dasar itulah kami membentuk ini, komunitas MKP. Karena Lillahi Ta’ala tanpa unsur politik pun di dalamnya,” kata Husain.

Husain sendiri memutuskan untuk bergabung dengan MKP karena rasa kemanusiaan dan niat membantu sesama.

“Kekompakan. Walaupun kita awalnya tidak saling kenal. Berbeda-beda aktivitas tapi dengan adanya komunitas MKP, kita disatukan untuk sama-sama bisa membantu orang-orang yang dalam kesusahan menerjang banjir hanya untuk membantu kaum dhuafa,” tutur Husain menceritakan pengalamannya selama bergabung dengan MKP.

Visi dari MKP adalah lembaga kegiatan sosial yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, mengedepankan MKP sebagai komunitas rasa peduli dan peka terhadap kemanusiaan dengan niat yang tulus, ikhlas guna memanusiakan manusia.

Untuk mewujudkan visi tersebut, MKP mengusung misi, membangun insan yang peduli dan peka terhadap kondisi sosial yang terjadi di sekitar, membantu meringankan beban saudara kita yang kurang mampu (kaum dhuafa) agar mereka dapat merasakan kehidupan yang layak serta, membantu memfasilitasi rumah ibadah dan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk saudara kita yang terkena musibah.

Selama ini, yang menjadi kegiatan utama MKP adalah membantu kaum dhuafa dan fakir miskin. Mulai dari pengobatan bagi fakir miskin yang tidak mampu sampai renovasi dan pembangunan rumah bagi kaum dhuafa.

“Renovasi rumah meliputi perbaikan dari sisi luar tanpa merubah bentuk aslinya, serta pengadaan barang-barang yang rusak,” terangnya

Hampir setiap minggu, MKP melaksanakan kegiatan bakti sosial atau baksos. “Tergantung laporan masyarakat yang masuk di MKP,” katanya. kegiatan baksos tersebut meliputi tiga daerah, yakni Makassar, Gowa dan Maros. Tapi lebih fokus di daerah Makassar.

“Sudah banyak sekali. Karena MKP hampir setiap minggu pasti baksos. Dalam sebulan itu minimal dua kali baksos,” jawab Husain saat ditanya sudah berapa banyak kaum dhuafa yang mendapat uluran tangan dari MKP.

Tak jarang MKP bersinergi dengan beberapa komunitas yang ada di Makassar, seperti Indah Berbagi, MI FANS dan sebagainya demi suksesnya tiap kegiatan yang dilaksanakan MKP.

Selain itu, kata Husain, MKP juga bersinergi dengan pihak RS Umum Daerah, Daya. “Jadi kalau ada masyarakat yang butuh perawatan, kami tujukan ke RS Daya,” terangnya.

Kegiatan baksos yang dilaksanakan MKP 100 persen dananya berasal dari donatur. Baik donatur tetap maupun yang tidak. “Langsung saja bergabung dengan MKP. Terus donasinya terserah, mau dalam bentuk tenaga, barang atau uang. Informasi lebih lanjut bisa kunjung facebook MKP,” jelasnya.

“Semoga ke depan, MKP menjadi komunitas sosial terbesar di Sulsel dan mampu membantu lebih banyak lagi kaum dhuafa dan fakir miskin,” harap Husain. (FP)

.

Terungkap! Fakta Kasus Mayat Terbakar di Maros, Ternyata korban Pembunuhan dan Pelakunya 9 Orang

Maros, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Press Konference terkait pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar di Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo kec. Mallawa,...

Polsek Tempe Bersama Disperindakop dan UMK Kab. Wajo Melakukan Pemantauan Di Pasar Mini Tokampu

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Polsek Tempe bersama Disperindakop dan UMK Kab.Wajo melakukan pemantauan dan Koordinasi di Pasar Mini tokampu, Kel. Siengkang Kec. Tempe Kab.Wajo,...

UNM Kerja Sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Gelar PKM di Kabupaten Gowa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNM bekerja sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Kabupaten Gowa dibawah Kordinasi Dinas Pelindungan Perempuan...

Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Kapolres Bone Prakarsai Renovasi Makam Raja

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Makam merupakan jejak kehadiran seseorang dimasa lampau, termasuk makam Raja yang layak dikenang atas jasa dan perjuangan mempertahankan eksitensi suatu wilayah kekuasaannya. Jelang...

Polres Wajo Gelar Upacara PTDH, Dua Personilnya Resmi Diberhentikan

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Upacara Polres Wajo tetap menerapkan protokol kesehatan di Lapangan upacara Polres Wajo pada Jumat (18/6/2021). Polres Wajo Menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat...

Yuk! Cek Desa di Soppeng yang Salurkan Dana Desa Tahap II

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sebanyak 4 desa dari total 49 desa di Soppeng kembali tersalurkan Dana Desa Tahap II Tahun 2021. Berdasarkan data Online Monitoring Sistem...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.