Friday, August 14, 2020

Mengejar Pahala dengan Cara “Rampok” Pahala di Masjid

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Ketika tak sedikit orang-orang yang menghabiskan libur akhir pekan dengan bersantai atau berwisata, sekelompok anak muda di Kota Makassar justru menghabiskan akhir pekannya dengan melakukan kegiatan yang positif.

Anak muda yang tergabung dalam Komunitas Rampok Pahala, pada Sabtu, 31 Agustus 19 melakukan kegiatan Rampok Masjid, tepatnya di Masjid Ridha Allah, Jalan Urip Sumoharjo, Nomor 35, Makassar.

“Rampok Masjid ini maksudnya merampok pahala di masjid. Jadi kita bersih-bersih di masjid, bersih-bersih Rumah Allah subhanahu wa ta’ala khususnya yang berlokasi di jalan utama,” ujar Putri Khairunnisa, Koordinator Komunitas Rampok Pahala.

Kegiatan Rampok Masjid ini, kata Nisa sapaan karibnya, sudah dua kali dilakukan dan ia menuturkan kegiatan ini inshaallah akan menjadi agenda rutin setiap bulannya.

Sejak pukul 07.30 pagi WITA, kegiatan bersih-bersih masjid mulai dilakukan. Setiap inchi sudut masjid dibersihkan dari debu dan kotoran, tak lupa diberi pengharum ruangan agar jamaah merasa nyaman saat beribadah.

Selain bersih-bersih masjid, komunitas ini juga melakukan pengadaan peralatan kebersihan yang kurang memadai di masjid ini, seperti sapu ijuk, sapu lidi, sabun, pengharum ruangan, kapur barus dan sebagainya.

“Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memudahkan niat ikhlas kita untuk membersamai dalam ketaatan,” imbuh Nisa.

Sementara itu, pengurus Masjid Ridha Allah, Ibrahim sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan kehadiran Komunitas Rampok Pahala, ia mengaku merasa sangat terbantu.

“Di sini kami tidak ada donatur tetap padahal biaya operasional cukup besar. Untuk menyewa tukang bersih-bersih saja kami keluarkan Rp800 ribu setiap bulan dan saat ini dia sedang sakit jadi beberapa bulan ini kami tidak panggil lagi. Kami merasa terbantu sekali dengan kegiatan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan kali ini, Komunitas Rampok Pahala berkolaborasi dengan beberapa komunitas lainnya seperti HELPer Indonesia, Komunitas Warung Sedekah Makassar, dan Bikers Subuhan Makassar. Selepas bersih-bersih, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan sholat dhuhur berjamaah. (FP/Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Wadan Lantamal VI Bersama Forkopimda Sulsel Ikuti Rakorsus Tingkat Menteri Melalui Vidcon

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H., M.M., bersama Forkopimda Sulsel mengikuti Rapat Koordinasi...

Jalin Silaturahmi, STIE Nobel Indonesia Jajaki Potensi Kerjasama dengan HIPMI Sulsel

FAJARPENDIDIKAN.co.id - STIE Nobel Indonesia melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus DPD HIPMI Sulsel yang dihadiri langsung oleh ketua dua lembaga tersebut, Dr...

Rasa dan Wanginya Beda-beda, Ini nih Jenis Beras Putih Lokal Favorit Orang Indonesia

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Nasi adalah makanan pokoknya orang Indonesia. Nggak heran kalau ada ungkapan, ‘Belum makan namanya kalau belum makan nasi’. Saking vital...

150 Wartawan Dites Swab-PCR di Gedung Dewan Pers

Jakarta, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pelaksanaan tes Swab-PCR (Polymerase Chain Reaction)yang diselenggarakan Dewan Pers bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu, 12 Agustus...

Belanja Puas, Ini Tips Atur Keuanganmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Belanja saat pandemik begini memang bisa bikin penat dan stres hilang. Apalagi buat kamu si shopaholic, rasanya rutinitas belanja jadi kewajiban...

REKOMENDASI