Sabtu, Januari 23, 2021

Mengejar Pahala dengan Cara “Rampok” Pahala di Masjid

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Ketika tak sedikit orang-orang yang menghabiskan libur akhir pekan dengan bersantai atau berwisata, sekelompok anak muda di Kota Makassar justru menghabiskan akhir pekannya dengan melakukan kegiatan yang positif.

Anak muda yang tergabung dalam Komunitas Rampok Pahala, pada Sabtu, 31 Agustus 19 melakukan kegiatan Rampok Masjid, tepatnya di Masjid Ridha Allah, Jalan Urip Sumoharjo, Nomor 35, Makassar.

“Rampok Masjid ini maksudnya merampok pahala di masjid. Jadi kita bersih-bersih di masjid, bersih-bersih Rumah Allah subhanahu wa ta’ala khususnya yang berlokasi di jalan utama,” ujar Putri Khairunnisa, Koordinator Komunitas Rampok Pahala.

Kegiatan Rampok Masjid ini, kata Nisa sapaan karibnya, sudah dua kali dilakukan dan ia menuturkan kegiatan ini inshaallah akan menjadi agenda rutin setiap bulannya.

Sejak pukul 07.30 pagi WITA, kegiatan bersih-bersih masjid mulai dilakukan. Setiap inchi sudut masjid dibersihkan dari debu dan kotoran, tak lupa diberi pengharum ruangan agar jamaah merasa nyaman saat beribadah.

Selain bersih-bersih masjid, komunitas ini juga melakukan pengadaan peralatan kebersihan yang kurang memadai di masjid ini, seperti sapu ijuk, sapu lidi, sabun, pengharum ruangan, kapur barus dan sebagainya.

“Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memudahkan niat ikhlas kita untuk membersamai dalam ketaatan,” imbuh Nisa.

Sementara itu, pengurus Masjid Ridha Allah, Ibrahim sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan kehadiran Komunitas Rampok Pahala, ia mengaku merasa sangat terbantu.

“Di sini kami tidak ada donatur tetap padahal biaya operasional cukup besar. Untuk menyewa tukang bersih-bersih saja kami keluarkan Rp800 ribu setiap bulan dan saat ini dia sedang sakit jadi beberapa bulan ini kami tidak panggil lagi. Kami merasa terbantu sekali dengan kegiatan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan kali ini, Komunitas Rampok Pahala berkolaborasi dengan beberapa komunitas lainnya seperti HELPer Indonesia, Komunitas Warung Sedekah Makassar, dan Bikers Subuhan Makassar. Selepas bersih-bersih, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan sholat dhuhur berjamaah. (FP/Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Unhas Kembali Salurkan Satu Ton Ayam Palekko dan Telur Untuk Korban Gempa Sulbar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Fakultas Peternakan bekerjasama dengan PT. Charoen Pokphand kembali menyalurkan donasi berupa satu ton olahan ayam palekko...

Mahasiswa PBL Posko 9 Ujung Tanah FKM Unhas Gelar Penyuluhan Prokes dan Swab Test

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Salah satu rangkaian kegiatan PBL II FKM Unhas yakni melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan...

Usai Dilantik, Ketua OPDIS SD Islam Athirah 2 Makassar Ucapkan Terima Kasih

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - SD Islam Athirah 2 Makassar menggelar pelantikan Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK)...

SMAN 3 Wajo Raih Segudang Prestasi di Masa Pandemi Covid-19

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Menggantung asa dan pantang menyerah demi prestasi adalah keniscayaan. Inilah sebuah kalimat yang patut diberikan kepada segenap civitas akademi SMA...

Peduli, SMAN 15 Bone Galang Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Bone, FAJARPRNDIDIKAN.co.id- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang dilanda bencana, SMAN 15 Bone menggalang bantuan untuk korban gempa Sulawesi Barat (Sulbar). Bantuan...

REKOMENDASI