Pengertian Puasa dan Kedudukannya

Puasa , maknanya secara bahasa adalah menahan. Adapun maknanya secara istilah adalah “Ibadah kepada Allah yang disertai niat, dengan menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang yang khusus, dengan syarat-syarat yang khusus”. (Ash -Shiyaamu fil Islam hal 8).

Puasa adalah menahan diri dari semua yang membatalkan puasa dari sejak terbit fajar sampai dengan tenggelamnya matahari disertai dengan niat.

Baca Juga:  Kewajiban Anak Kepada Orang Tuanya yang Sudah Meninggal

Umat muslim telah sepakat mengenai wajibnya puasa Ramadan. Puasa tersebut adalah salah satu dari rukun Islam yang telah diketahui sebagai perkara terpenting dari agama. Dan bagi siapa yang mengingkarinya berarti telah kafir dan murtad dari Islam.

- Iklan -

Allah Taala berfirman, “Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah”.

Baca Juga:  Kebaikan Anak Juga Jadi Amal Jariah Orang Tua

Lima Pilar

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Islam dibangun atas lima pilar. Yakni mengucapkan kesaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. Dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Mendirikan salat. Menunaikan zakat. Melaksanakan Haji dan Puasa di bulan Ramadan”.

Macam-macam Puasa

  1. Puasa wajib yang terbagi dalam tiga macam
    a. Puasa Ramadan
    b. Puasa kaffarat
    C. Puasa nadzar

2. Puasa sunnah.
(Penyusun Abu Syamil Humaidy/ana)

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU