- Advertisement -

Persakmi Sulsel Peduli Korban Bencana Banjir Bandang Masamba

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Di tengah pandemi Covid-19 sebagai bencana non-alam yang melanda Sulawesi Selatan dan Indonesia secara keseluruhan, tiba-tiba dihentakkan dengan bencana alam berupa banjir bandang yang terjadi di Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Banyak kerugian yang ditimbulkan dari bencana tersebut, baik materi maupun korban kesakitan dan bahkan kematian.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Oleh karena itu, Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Sulawesi Selatan merasa terpanggil dan mengambil bagian dalam membantu korban banjir bandang di Masamba.

Bantuan langsung diserahkan kepada Kabag Umum Setda Luwu Utara, Andi Zulkarnain,  SKM., M Kes dan Kabag Kesra Setda Luwu Utara Ari Setiawan, S.STP., MM, Minggu, 19 Juli 2020.

BACA JUGA:  Terbaru Jadwal Kapal Pelni Lambelu Bulan Januari 2023 Semua Rute Lengkap dengan Harga Tiket

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Pengurus Daerah PERSAKMI Sulsel yang diwakili oleh Sudirman, SKM, M.Kes, PhD.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantuan berupa tandon air, beras, gula, minyak goreng, susu bayi, pakaian dalam dan sayur-sayuran serta beberapa jenis sembako lainnya, termasuk bumbu dapur.

Penyerahan tersebut dilakukan di Posko Bencana di Kelurahan Kampuna Kecamatan Masamba. Selanjutnya akan didistribusikan di beberapa titik sasaran.

“Bantuan ini berasal dari sumbangan para donatur dari berbagai daerah terutama keluarga besar PERSAKMI Sulawesi Selatan,” jelas Sudirman.

BACA JUGA:  Jadwal Kapal Pelni Ciremai Bulan Februari 2023 Semua Rute Lengkap dengan Harga Tiket
-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Atas nama pengurus tentu kami menyampaikan terima kasih dan mudah-mudahan donasinya akan memberi manfaat kepada saudara kita yang terkena dampak,” tambahnya.

Sementara itu, Andi Zulkarnain, atas nama Pemerintah Daerah Luwu Utara, mengucapkan terima kasih kepada PERSAKMI Sulsel.

“Bantuan yang diberikan PERSAKMI sangat dibutuhkan masyarakat. Ini berbasis kebutuhan,” ucap Zulkarnain.

“Kalau pakaian dan mie instan sudah banyak. Ke depan bantuan diharapkan mengarah kepada pencegahan penyakit, seperti penyediaan air bersih untuk penduduk yang terdampak,” harapnya.(*)

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: