Populasi Kupu-kupu

Bila disimak dan diperhatikan proses metamorfosisnya kupu-kupu, populasi kupu-lupu tidak akan bertahan, dan lambat laun akan punah.

Sebab tumbuhkembang atau pengembangbiakannya tidak beranak pinak dan tidak diperanakan. Melainkan hanya melalui metamorfosis (“melahirkan” dirinya sendiri).

Ternyata tidaklah demikian. Habitatnya tetap langgeng dan bertahan. Dengan komunitas yang tetap berlanjut. Entah apakah anggota komunitasnya jumpahnya tetap harus selalu sama?

- Iklan -
Baca Juga:  10 Suku di Indonesia yang Paling Populer dan Paling Banyak

Habitatnya Harus Dijaga

Dengan melihat, salah satu habitat kupu-kupu, lokasi permandian alam.Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, komunitasnya tidak pernah punah, tidak berkurang. Kecuali mungkin bila pepohonan yang menjadi habitatnya disana, dimusnahkan, mungkin habitat kupu-kupu di Bantimurung hilang.

Baca Juga:  Apakah Semua Pohon "Berbuah" Kupu-kupu?

Makanya pepohonan yang ada di permandian alam Bantimurung, harus senantiasa dijaga dan dirawat agar tetap lestari, sama dengan lestarinya habitat kupu-kupu.

- Iklan -

Karena dengan adanya habitat kupu-kupu menjadi salah satu keindahan alam yang mempesona. (Ana)

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU