Rektor IAIN Bone Ungkap Alasan Ikuti UNAR

Rektor IAIN Bone, Prof Syahabuddin menyatakan ketertarikannya menjadi bagian dari Organisasi Amatir Radio Indonesia atau ORARI. Syahabuddin mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) sebagai syarat untuk menjadi anggota ORARI yang pelaksanaannya mengguakan sistem CAT (Computer Assisted Test).

Ujian ini dilaksanakan Senin (31/10/2022) oleh pemerintah dalam hal ini Unit Pelaksana Teknis dari Kementerian komunikasi dan Informasi yakni Balai Monitor Frekuensi Spektrum Radio Kelas 1 Makassar (Balmon) di Jalan Poros Malino Kabupaten Gowa.

Rektor IAIN Bone mendapatkan nilai sangat memuaskan. Turut pula mengikuti Ujian Azizah Aziz keduanya merupakan Ketua Mabigus Pramuka IAIN Bone dan Pembina Pramuka Putri Racana Al-Balad IAIN Bone.

- Advertisement -

Rektor tertarik dengan orari karena sifatnya yang nasionalis, tidak terikat pada politik dan dapat diandalkan ketika terjadi bencana alam.

- Advertisement -

“Ada tiga alasan saya mengikuti kegiatan amatir, ‘minimal tiga benefit yang bisa didapatkan dalam aktifitas sebagai amatir radio’. Pertama, melatih keterampilan berkomunikasi. Kedua, menjadi alat komunkasi utama maupun cadangan saat terjadi bencan alam, bencana sosial dan bencana non-alam. Ketiga, kegiatan lokal namun mengglobal karena komunukasinya menjangkau antar-negara,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Lewat Seminar Hasil Penelitian, LP2M UNM Perkuat Inovasi Lembaga dan SDM

Di samping itu, dengan komunikasi amatir yang dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal tidak mengenal umur dan stratra sosial. Sehingga kata dia, dapat menjadi sarana long life education atau Pendidikan yang tidak berkesudahan.

Pengurus ORARI Daerah Sulawesi Selatan bagian pembinaan dan diklat Andi Muhammad Yauri mengatakan, IAIN Bone dalam hal ini racana Al-Balad dan orari telah lama melakukan kerja sama pada kegiatan Jota.

“Memang sebelumnya pramuka Racana Al Balad dengan beberapa anggota ORARI telah lama melakukan kolaborasi pada kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) yang sudah terjalin selama lima tahun,” ungkap Wadek 1 Fak. Tarbiyah IAIN Bone ini.

BACA JUGA :   FKM Unhas Gelar Kuliah Umum dan Diskusi Partnership dengan Kepala Konsuler Jepang di Makassar

JOTA adalah Jambore pramuka yang pada dasarnya melakukan komunikasi radio amatir antar sesama peserta pramuka JOTA, baik dari dalam negri maupun luar negeri. Menggunakan radio komunikasi dan menggunakan teknologi tracking satelit yang digunakan berkomunikasi radio melalui satelit pada kegiatan JOTA. Peran anggota ORARI yakni mendampingi pramuka dalam prosedur melakukan komunkasi.

Untuk diketahui, ujian dibuka oleh Ketua Tim Pemeliharaan Infrastruktur SMFR dan Publik, Nur Aswinsyah yang bertindak sebagai ketua panitia dari Balmon.

Dalam sambutan Kabid Organisasi ORARI Daerah Sulawesi Selatan, Masur Harun mengharapkan agar peserta ujian yang lulus segera mengurus persyaratan untuk menjadi anggota ORARI seperti yang diamanahkan oleh Permen 17 Nomor 53 dan berpesan agar para pengurus ORARI Lokal membekali dan membimbing calon peserta ujian dengan pengetahuan amatir sebelum mengikuti ujian.*

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: