spot_img
spot_img

Selamat! Prodi Studi Agama-Agama UIN Alauddin Raih Akreditasi A

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Tren positif capaian Prodi terakreditasi A jelang tutup tahun 2020 terus berlanjut di UIN Alauddin, setelah empat Prodi sebelumnya, kali ini menyusul Prodi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.

Informasi tersebut dimuat di situs Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Selasa (22/12/2020).

Mengetahui kabar itu, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis langsung menyambangi ruang visitasi akreditasi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat untuk memberi selamat.

- Advertisement -

Prof Hamdan menyampaikan rasa bahagia dan bangga sekaligus apresiasi pada Dekan, Ketua dan Sekertaris Prodi serta seluruh tim borang akreditasi yang telah bekerja ekstra meskipun di masa pandemi dimana proses reakreditasi tersebut dilakukan secara daring.

Baca Juga:  Rektor UNM Pimpin Upacara Hardiknas 2023, Civitas Akademika Kompak Seragam Adat Nusantara

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Dr Muhsin Mahfudz berharap capaian Akreditasi A tersebut, dapat membuat Prodi Studi Agama-Agama (SAA) menjadi semakin “seksi”.

Menurutnya, isu moderasi beragama yang akhir-akhir ini semakin dibutuhkan untuk meredam sikap intoleransi dan radikalisme di Indonesia menemukan ruang yang tepat dan otoritatif.

- Advertisement -

Dengan capaian tersebut, Prodi SAA telah menemukan momentumnya untuk melahirkan alumni yang berwawasan dan bersikap moderat dalam beragama.

- Advertisement -
Baca Juga:  The Best Duta Lingkungan Hidup Sulsel 2022 Arfan Fadillah Bangga Kuliah di Prodi Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar

“Perolehan ini bukanlah akhir, bahkan awal dari kerja keras selanjutnya, capaian ini menjadi energi baru untuk membalikkan anggapan selama ini bahwa SAA adalah  Prodi yang lemah peminat,” pungkasnya.

Selirik dengan itu, Ketua Prodi SAA Syakirah Abu Nawas mengatakan bahwa akreditasi A tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih maksimal untuk meraih akreditasi unggul di masa depan.

“Proses akreditasi memberikan banyak masukan untuk menjadi bahan evaluasi bagi proses pengelolaan Prodi kedepannya,” tandas Syakirah.

Bagikan: