Monday, July 13, 2020

Suasana Haru Warnai Penamatan Virtual SMP Islam Athirah Bukit Baruga

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Sejumlah 115 siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Angkatan XX resmi dinyatakan sebagai alumni. Perubahan status dari siswa menjadi alumni tersebut diresmikan pada penamatan virtual yang digelar hari ini, Ahad (7/6/2020). Dalam acara itu, orang tua siswa turut mendampingi putra-putrinya. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan pembacaan doa oleh siswa.

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T., M.Pd. hadir memberikan sambutan secara langsung. Dalam kesempatan itu, Syamril mengajak seluruh hadirin bersyukur kepada Allah. Selain itu, ia juga berpesan kepada siswa yang telah dinyatakan sebagai alumni agar selalu dapat menjadi warna baru di tempat yang baru.

“Apapun yang kita rencanakan, harus tetap kita laksanakan di tengah keterbatasan” ucap Syamril memulai sambutannya.

“Saya ingin mengajak hadirin sekalian untuk senantiasa bersyukur atas apa yang Allah anugerahkan kepada kita” sambungnya.

“Kepada ananda sekalian, jika nanti melanjutkan pendidikan, apakah nanti kembali ke Athirah atau di tempat lain, agar dapat memberikan warna baru di tempat tersebut. Teruslah menuntut ilmu, jaga ibadah dan salat, semoga kalian menjadi kebanggan orang tua yang anggun unggul dan cerdas serta abid alim mujahid” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Suriana, S.Pd.M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada orang tua siswa yang telah memberikan kepercayaan kepada SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk membina putra-putrinya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua siswa jika ada kesalahan.

“Terima kasih ayah Bunda yang telah memercayakan pendidikan ananda di Athirah, sekiranya selama di SMP Islam Athirah Bukit Baruga ada layanan kami yang kurang, saya mewakili semuanya memohon maaf yang sebesar-besarnya” ucap Suriana.

Dalam menyampaikan sambutannya, Suriana tak kuasa menahan rasa haru, bulir -bulir air mata pun jatuh di wajahnya yang membuat suasana penamatan virtual itu semakin berkesan.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Penulis Novel Kelahiran Sidrap Serahkan Karyanya ke Perpustakaan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lewat chat WhatsApp, penulis novel S. Gegge Mappangewa mengabarkan kepada Tulus Wulan Juni Pustakawan Makassar akan mengirimkan bukti terbit...

Sebulan Dikepung Banjir, Warga Kelurahan Tempe Mulai Mengeluhkan Kurangnya Air Bersih

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Ratusan orang terpaksa meninggalkan rumah-rumah dan lahan-lahan pertanian mereka untuk menghindari banjir di Kabupaten Wajo. Pihak berwenang memerintahkan warga...

Lantamal VI Gelar LDD SIMAK BMN T.A 2020

Makassar, FAJARPENDIDIDKAN.co.id - Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) gelar Latihan Dalam Dinas (LDD) Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik...

Cegah Covid-19, Sejumlah Ruang Pertemuan di Mapolres Bone Disemprot Disinfektan

Bone, Fajarpendidikan.co.id- Polres Bone melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah ruang pertemuan kantor, Senin (13/07/2020). Sejumlah tempat yang dilakukan penyemprotan...

Editorial Majalah FAJAR PENDIDIKAN Edisi 340: PJJ Permanen, Perlu Evaluasi Secara Berkala

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Dunia pendidikan saat ini sedang hangat membicarakan mengenai rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diwacanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

REKOMENDASI