Survei ASI: Publik Sambut Positif Terobosan Kemendikbud Selama Pandemi Covid-19

FAJAR Pendidikan

Arus Survei Indonesia (ASI) merilis hasil survei terbarunya, Kamis (29/4/2021). ASI merekam temuan bahwa mayoritas publik menyambut secara positif terobosan yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama masa pandemi Covid-19.

Survei nasional ini dilaksanakan pada 21 – 25 April 2021 dengan cara telesurvei. Metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Jumlah responden 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Menurut publik, dari berbagai program inovasi yang dikeluarkan Kemendikbud saat ini cukup menjawab (54,8 persen) tantangan pendidikan selama masa pandemi,” kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an.

BACA JUGA :   Tema HUT RI ke-77 2022 Logo, Makna dan Link Download Terbaru HD

Sementara 26,1 persen mengatakan tidak cukup menjawab tantangan pendidikan selama masa pandemi. Adapun 19,1 persen mengaku tidak tahu/tidak jawab.

Dari temuan ASI, Ali menyebut bahwa program Bantuan Subsidi Kuota Internet Gratis menjadi program paling banyak memanen respons positif dari publik. Persentasenya mencapai 17,2 persen.

Berikut ini sejumlah program inovasi Kemendikbud berdasarkan skor penilaian publik :

1. Program Bantuan Kuota Data Internet Gratis (17,2 persen)

2. Relaksasi Dana BOS (15,5 persen)

3. Pembiayaan Sekolah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) (11,2 persen)

BACA JUGA :   Filosofi Visual Logo HUT RI ke-77 dan Link Download

4. Bantuan Subsidi Upah (9,6 persen)

5. Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak (8,9 persen)

6. Program Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) 2021 (6,0 persen)

7. Program Kampus Merdeka (5,7 persen)

8. Mengganti UN jadi Asesmen Kompetensi Minimum (5,5 persen)

9. Digitalisasi Sekolah (5,1 persen)

10. Program Belajar Dari Rumah (BDR) (3,8 persen)

11. Revitalisasi Pendidikan Vokasi (2,6 persen)

12. Program Bangun Kualitas Manusia Indonesia (Bangkit) (1,6 persen)

13. Program Guru Belajar dan Berbagi 2021 (1,2 persen).

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI