Tim Prodi S2 Pendidikan Kimia UNM Academic Visit ke UKM Malaysia

Malaysia, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Tim Prodi S2 Pendidikan Kimia Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan academic visit ke Universitas kebangsaan Malaysia pada tanggal 7 Januari 2020 di Kualalumpur.

Tim yang diketuai Prodi S2 Pendidikan Kimia Prof Dr Muhammad Danial, M Si. dan Wakil Direktur Kerjasama Program Pascasarjana UNM Prof Dr Anshari., M Hum. serta dosen home base Dr Mohammad Wijaya, M Si. bersama mahasiswa S2 Pendidikan Kimia angkatan 2018 dan 2019 yang berjumlah 48 Orang.

Program Academic Visit ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendidikan master di UKM Malaysia dan melakukan kerjasama seminar internasional dan riset tentang pendidikan kimia ke depan serta pertukaran peneliti asing dan mahasiswa S2 dan S3.

Saat diterima oleh Tim Dekan Jaringan dan Penjanaan Fakultas Pendidikan Universitas Kebangsaan Malaysia Dr Muhammad Yusoft Mohd Noor, menjelaskan perkembangan pendidikan di UKM. Ia menjelaskan tentang inovation day UKM yang berkelanjutan, graduate, sport achievement, kerjasama antar alumni, mobilty holding.

Menurutnya, UKM masuk QS World University Rangking by Subject 2018_100. “Termasuk kejuruteraan Kimia S1. Dosen Fakultas Pendidikan UKM berkisar 97 orang, profesor 10 dan profesor madya 22 dan selebihnya doktor dan master. Dan bentuk kerjasama dengan mitra industri Exxon Mobil untuk program STEM,” papar Muhammad Yusoft.

Baca Juga :   PPI Tiongkok Helar Education Expo Bersama Fisipol Unibos

Pada kesempatan yang sama, Prof Danial menuturkan, perlu adanya kerjasama dalam kajian HOTS dan model pembelajaran blending learning dan inkuiri.

“Sehingga perlu ada perubahan pembelajaran yang lebih maju dan inovatif,” terang Prof Danial.

Sedangkan menurut Dr Mohammad Wijaya, M Si. yang membawakan presentasi international dengan materi, “Perlunya Mengolah Limbah Kakao Menjadi Produk Asap Cair, Arang dan Hidrokarbon”, melihat potensi sampah yang ada di Kualalumpur, sudah dipilah menurut jenis limbah ada plastik, non plastik dan organik sisa makanan. Dilanjutnya sesi tanya jawab  Sehingga bisa  diolah langsung. Sangat cocok untuk diterapkan di Kota Makassar.  Dan ada juga mahasiswa S2 yang membawakan materi tentang pembelajaran inkuiri oleh Muflihah Syamsir, S.Pd, M.Pd yg baru saja menyelesaikan ujian tesisnya.

Di akhir pertemuan yang berlangsung di Aula Fakultas Pendidikan UKM, dilakukan penyerahan cenderamata dan souvenir yang khas berupa kain sutera dan songkok Bugis Makassar serta foto bersama.

Setelah itu melakukan kunjungan beberapa tempat wisata di Petronas Menara Kembar, Toko Coklat,  Souvenir khas Malaysia, Sungai Wong, Dataran Merdeka dan esok harinya mengunjungi Kota bersejarah Malaka yang menyimpang peninggalan kuno berupa surau, kapal pinisi, dan gedung lama, kemudian ke Johor Bahru dan berakhir di Marylion Bay dan Garden Bay Singapura. (*)

Baca Juga :   Kadisdik Sulsel Usulkan Ketua Osis Bebas Tes Masuk PTN