Friday, July 10, 2020

Unibos Jaga Semangat Persatuan, Jaminkan Keamanan untuk Mahasiswa Asli Papua

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Menjaga persatuan juga kesatuan Republik Indonesia, Universitas Bosowa (Unibos) dibawah dukungan Bosowa Education (BE) memberikan bantuan jaminan keamanan bagi mahasiswa asli Papua di Unibos. Hal ini diungkapkan Wakil Rektor III Unibos, Dr Abd Haris Hamid SH MH saat ditemui di Lantai 9 Gedung I, Selasa, 20 Agustus 2019.

Menurut WR III Unibos, sebagai bentuk untuk menjaga kondusifitas terkait isu yang saat ini telah menyebar dikalangan masyarakat tidak dapat diabaikan. Sebagai kaum akademisi pun harus mengambil tindakan. Sebab terjadi satu kerusakan di daerah manapun selama masih berada dibawah bendera merah putih maka kerusakan tersebut juga menjadi kerusakan kita bersama sebagai satu bangsa.

“Sebagai salah satu kampus yang memiliki mahasiswa asli Papua, maka kami berinisiatif mengambil tindakan untuk menjaga situasi. Ini juga telah menjadi arahan CEO Bosowa Education untuk tetap menjadikan Unibos sebagai kampus nasionalis dan tetap memberi toleransi bagi seluruh suku, agama, budaya dan ras yang ada di Unibos,” ungkap Dr Abd Haris Hamid, SH MH.

“Khusus untuk menanggapi isu konflik Papua, pihak Unibos dan jajaran pimpinan fakultas juga telah mengambil langkah memberikan bantuan jaminan keamanan sementara bagi mahasiswa Unibos asli Papua. Bantuan jaminan keamanan ini akan diberikan kepada mahasiswa baik saat sedang berada dalam lingkup internal Unibos maupun diluar kampus Unibos. Kita ini seperti rumput kering di musim kemarau, bisa cepat terprovokasi. Jadi kami juga menghimbau kepada mahasiswa kami untuk sama-sama menahan diri dan jangan cepat terpancing,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, selaku Wakil Rektor yang bergerak pada bidang kemahasiswaan juga menyampaikan beberapa harapan antara Unibos dan Bosowa Education. “Kita harus terus menumbuhkan semangat kesatuan dan persatuan juga berupaya sebisa mungkin menghindari konflik internal. Jika mahasiswa Unibos aslia Papua di luar sana merasa terganggu, maka segera melaporkan diri ke bidang kemahasiswaan Unibos. Karena pihak pimpinan telah mengambil langkah memberikan bantuan keamanan hingga konflik terurai,” ungkapnya. (FP/Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Basarnas Bone Bekali Ilmu Kebencanaan Anggota RAPI Wilayah 05 Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Guna memberikan keterampilan serta pengetahuan kepada seluruh anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 05 Kabupaten Bone yang berkaitan...

OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Gelar Webinar Student Exchange

FAJARPENDIDIKAN.co.id - OSIS-MPK Covtharka SMP Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar dengan tema “Study Hard to Explore the World.” Kamis (9/7/2020). Lebih...

Tes Kepribadian: Pilih Satu Pola untuk Mengetahui Cara Kerja Pikiranmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Namun, sebagian orang belum mengetahui bagaimana cara mereka berpikir. Situs web themindsjournal.com membagikan tes kepribadian dengan cara memilih satu dari delapan pola.

Pj. Walikota Makassar : Komplek TNI AL Lantamal VI Patut Menjadi Contoh Penerapan Manajemen Protokol Kesehatan Covid-19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN. co.id - Komplek TNI AL Lantamal VI patut menjadi contoh untuk penerapan manajemen protokol kesehatan Covid-19, hal ini diungkapkan Pj...

Motivasi dan Tingkatkan Semangat Belajar, Ini Kata-kata Mutiara Tentang Pendidikan Buatmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Dengan memiliki ilmu kita dapat menggenggam dunia, dan mengejar mimpi besar yang kita punya. Sehingga akan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat...

REKOMENDASI