Friday, July 10, 2020

Usia 36 Tahun, FKM Unhas Raih Segudang Prestasi

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Minggu, 25 November 2018, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) merayakan puncak acara sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dies Natalis yang ke-36.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Jumriani, SKM., M Kes., beberapa kegiatan yang telah dilakukan dalam rangka memeriahkan dies natalis diantaranya, FKM Unhas peduli Palu, Seminar JKN dan pembiayaan kesehatan, Bedah buku, Launching Gerakan FKM Unhas menghafal Alquran dan sholat berjamaah, Training GIS, Kuliah tamu dalam dan luar negeri, Workshop analisis risiko kesehatan lingkungan, Pengabdian masyarakat di Takalar dan Mimika dan Penandatanganan MoU.

Sementara itu, Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam, SKM., MKes., M Med Ed., dalam sambutannya menyebutkan prestasi-prestasi yang telah diraih FKM Unhas. “FKM telah mencatat prestasi dibidang akademik, sarana dan prasarana dan kemahasiswaan, pada masanya masing-masing mulai dari Prof dr Siradjuddin BM, SKM sampai Prof Dr drg Andi Zulkifli, MKes. Saya ini dekan ke-10 dan belum banyak berbuat,” katanya merendah.

Meskipun demikian, Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., justru memiliki pandangan lain bahwa FKM ini termasuk fakultas favorit di Unhas, telah mencatat prestasi  yang gemilang.

“Blended learning yang dibuat di FKM pertama di Unhas, persiapan akreditasi laboratorium juga pertama di Unhas, jumlah scopus dan h indeks yang tinggi Fkm Unhas juga berada di papan atas dan yang terakhir hari ini, FKM Unhas dapat melakukan penandatanganan MoA dengan rumah sakit di Sulawesi dan beberapa di Kalimantan,” tutur Prof Dwia.

“Itu artinya, sarana bukan soal. Orang bisa berprestasi karena motivasi dan komitmen yang tinggi,” pungkasnya.

Pada agenda dies Natalis tersebut juga menghadirkan para pendiri FKM Unhas atau diwakili keluarganya. Prof Nasri sebagai salah satu pendiri menyampaikan terima kasih kepada semua staf dosen, pegawai dan mahasiswa. “Jaga kekompakan tersebut, itulah kunci kesuksesan tersebut,” pesan Prof Nasri.

Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah dan doorprise dan acara hiburan. (FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Basarnas Bone Bekali Ilmu Kebencanaan Anggota RAPI Wilayah 05 Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Guna memberikan keterampilan serta pengetahuan kepada seluruh anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 05 Kabupaten Bone yang berkaitan...

OSIS-MPK SMP Islam Athirah 1 Gelar Webinar Student Exchange

FAJARPENDIDIKAN.co.id - OSIS-MPK Covtharka SMP Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar dengan tema “Study Hard to Explore the World.” Kamis (9/7/2020). Lebih...

Tes Kepribadian: Pilih Satu Pola untuk Mengetahui Cara Kerja Pikiranmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Namun, sebagian orang belum mengetahui bagaimana cara mereka berpikir. Situs web themindsjournal.com membagikan tes kepribadian dengan cara memilih satu dari delapan pola.

Pj. Walikota Makassar : Komplek TNI AL Lantamal VI Patut Menjadi Contoh Penerapan Manajemen Protokol Kesehatan Covid-19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN. co.id - Komplek TNI AL Lantamal VI patut menjadi contoh untuk penerapan manajemen protokol kesehatan Covid-19, hal ini diungkapkan Pj...

Motivasi dan Tingkatkan Semangat Belajar, Ini Kata-kata Mutiara Tentang Pendidikan Buatmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Dengan memiliki ilmu kita dapat menggenggam dunia, dan mengejar mimpi besar yang kita punya. Sehingga akan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat...

REKOMENDASI