Minggu, Desember 5, 2021

Viral Vidio Kapolres Nunukan Pukul Anggota Saat Meeting Zoom, Begini Kronologinya!

Beredar vidio Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar diduga lakukan tindakan penganiayan kepada anggotanya dengan menendang perut korban lantaran kesal terhadap kinerja anak buahnya.

Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan dugaan sementara Kapolres Nunukan memukuli anggotanya karena kesal tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Saudara SL bertugas di TIK Polres Nunukan tidak melaksanakan tugas dengan baik,” jelasnya kepada wartawan, Senin (25/10).

Budi mengatakan, peristiwa bermula ketika Kapolres tengah mengikuti acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) melalui video conference dengan Mabes Polri dan Polda Kaltara.

Akan tetapi, di tengah-tengah acara dikabarkan terdapat gangguan teknis yang membuat Kapolres memanggil korban. Hanya saja yang bersangkutan tidak kunjung memberikan jawaban atau menemui Kapolres.

Hal tersebut yang kemudian diduga mengakibatkan Kapolres kesal dan tak terima terhadap Brigadir SL yang berujung pada tindakan penganiayaan.

“Saat gangguan jaringan zoom meeting (Brigadir SL) tidak ada. Ditelepon tidak diangkat. Jadi Kapolres kesal,” ujarnya.

Sebelumnya, AKBP Syaiful Anwar diduga menganiaya anak buahnya dan terekam dalam sebuah rekaman CCTV di Polres Nunukan. Video pemukulan itu berdurasi sekitar 43 detik dan terlihat diambil pada Kamis, 21 Oktober lalu.

Dalam video, terlihat bintara yang menjadi korban itu sedang menggeser meja yang berada di tengah ruangan yang diduga terkait kegiatan bakti sosial angkatan.

Selang beberapa waktu kemudian, ada seorang perwira polisi yang menendang bagian perut korban beberapa kali hingga tersungkur.

Bintara itu kemudian terlihat seperti menahan kesakitan di bagian perutnya hingga terjatuh. Kemudian, Kapolres itu kembali menendang korban sekali lagi.

Aksi pemukulan itu menarik perhatian sejumlah anggota polisi yang ada di ruangan tersebut. Hingga akhirnya seorang wanita yang mengenakan pakaian serba pink menenangkan Kapolres.

- Advertisement -

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- Advertisment -

TERKINI