Alat Ukur Panjang, Siswa Wajib Tahu

Terdapat berbagai jenis alat pengukur panjang. Masing-masing macam alat pengukur panjang memiliki fungsi dan kemampuannya sendiri.

Melakukan pengukuran panjang harus dilakukan dengan alat khusus. Kurang lebih ada empat macam-macam alat ukur panjang yang bisa dijadikan pilihannya. Fungsi utamanya memang mengukur panjang, tetapi fungsi khususnya berbeda-beda.

Salah satu dari macam-macam alat ukur panjang yang paling populer digunakan adalah mistar penggaris. Mistar penggaris banyak digunakan dalam bidang pendidikan terutama saat mencatat dan mengerjakan soal matematika, ketika menggambar bidang datar.

Untuk macam-macam alat ukur panjang yang lain, peranannya tidak jauh berbeda dengan mistar penggaris. Beberapa di antaranya bisa dimanfaatkan mengukur benda dengan tingkat ketelitian yang lebih tajam, akurat, dan terpercaya.

Terdapat berbagai jenis alat pengukur panjang. Masing-masing macam alat pengukur panjang memiliki fungsi dan kemampuannya sendiri.

Macam-macam alat pengukur panjang

1. Mistar

Mistar penggaris merupakan salah satu dari macam-macam alat ukur panjang yang sudah sangat umum digunakan. Mistar penggaris biasa dipakai untuk mengukur benda-benda yang berbidang datar dengan dimensi yang standar atau kecil.

Satu dari macam-macam alat ukur panjang ini biasanya dipakai untuk menggambar garis atau bidang lurus. Skala pengukuran yang dimiliki oleh mistar penggaris adalah 1 mm atau 0.1 cm, tingkat ketelitiannya sebesar 5 mm.

Melakukan pengukuran dengan salah satu dari macam-macam alat ukur panjang ini harus dilakukan secara tegak lurus. Sesuai dengan fungsinya yang biasa dipakai mengukur bidang datar, mistar tidak akan bisa mengukur dengan tepat bila proses pengukurannya tidak dilakukan demikian.

2. Meteran

Meteran biasa digunakan untuk mengukur panjang pada bangunan. Alat pengukur panjang satu ini lebih panjang dari mistar dan memiliki ketelitian yang lebih kecil. Ketelitian meteran mencapai 0,5 milimeter.

Alat ukur ini punya nama lain rol meter karena bentuknya berupa pita panjang yang bisa digulung atau dibuat seperti rol.

Kegunaan meteran hampir sama dengan mistar penggaris, tetapi meteran lebih fleksibel. Meteran merupakan salah satu dari macam-macam alat ukur panjang yang bisa dipakai untuk mengukur bangunan, baju, badan, dan masih banyak lagi.

Meteran memiliki dua buah satuan ukur, yakni Inggris (inch, feet, yard) dan metrik ( mm, cm, m). Salah satu dari macam-macam alat ukur panjang ini punya satuan kecil terkecil mm dan cm. Perhatikan betul bahwa angka nol meteran dinyatakan tepat dari ujung awal meterannya.

3. Jangka sorong

Alat yang dapat digunakan untuk mengukur ketebalan pelat seng adalah jangka sorong. Jangka sorong digunakan untuk mengukur ketebalan benda yang tipis, panjang atau dimensi benda yang kecil.

Jangka sorong memiliki dua bagian, yaitu bagian yang tetap sebagai skala ukur dan bagian yang dapat digeser-geser untuk menyesuaikan dengan panjang benda. Ketelitian jangka sorong adalah 0,1 milimeter.

4. Mikrometer sekrup

Alat yang dapat digunakan untuk mengukur ketebalan kertas adalah mikrometer sekrup. Alat pengukur panjang satu ini digunakan untuk mengukur panjang seperti jangka sorong.

Perbedaannya adalah ketelitiannya. Ketelitian pengukuran menggunakan mikrometer sekrup mencapai 0,01 milimeter.

Mikrometer terdiri dari tiga bagian:

  • Selubung utama: berfungsi sebagai tempat skala utama untuk menunjukkan hasil pengukuran. Bagian ini tidak dapat di geser-geser.
  • Selubung luar: fungsinya sebagai skala nonius dan dapat diputar dan digerakkan untuk menggerakkan selubung ulir.
  • Selubung ulir: fungsinya sebagai bagian yang digerakkan untuk menyesuaikan benda yang diukur.
- Advertisement -

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- Advertisment -

TERKINI