Masa Kecilku yang Terenggut

Di hari yang cerah, sepupuku mengejutkanku. Dia bernama Firzha, sepupuku merupakan anak yang sangat periang, sedangkan kepribadianku berbanding terbalik dengannya.

Firzha membawa sekantung plastik yang berisi jambu air sambil berkata, “Woy, ayo  ngerujak!”. Saat itu juga aku sedang bersama dengan teman-temanku, kami berkumpul di suatu pos ronda yang terletak di depan rumahku.

Ibuku mendengar ajakan Firzha, tanpa membuang-buang waktu, Ibuku langsung menuju ke dapur untuk mempersiapkan sambal rujak, yang nantinya akan kami nikmati bersama di pos ronda yang penuh kenangan itu.

- Advertisement -

Dahulu, aku hanyalah anak kecil biasa. Aku sering tertawa, bermain, dan belajar bersama dengan teman-teman yang lain. Namun, semenjak kejadian ini menimpaku, duniaku seakan-akan hancur perlahan.

- Advertisement -

Hari demi hari, bulan demi bulan, mulai muncul perubahan yang menonjol pada kepribadian dan sifat yang aku miliki, tawa berubah menjadi tangis, riang berubah menjadi sedih, acuh berubah menjadi cuek, semua berbanding terbalik dengan kepribadian asalku.

4 bulan yang lalu, tepatnya tanggal 20 Juni 2006, aku beserta siswa/i SDN Harapan Cinta 1 telah selesai melaksanakan Ujian Nasional (UN). 11 hari kemudian, kami akan mengadakan acara perpisahan.

Acara perpisahan dilengkapi dengan penampilan seni tari yang dibawakan langsung oleh para siswi SDN Harapan Cinta 1, salah satunya adalah aku. Dalam waktu 11 hari, aku selalu rutin mengikuti kegiatan latihan seni tari yang dilaksanakan setiap 3 hari sekali, para siswi berlatih di lapangan sekolah, kami berlatih sebaik mungkin.

Tidak terasa, hari ini adalah H-2 acara perpisahan. Aku selalu menceritakan pengalaman dan impianku kepada ayah dan Ibuku, dan saat itu, impian terbesarku adalah Ayah dan Ibuku dapat menikmati dan menonton pertunjukkan seni tari di acara perpisahanku.

Namun, impian tersebut tidak dapat terwujud. H-1 adalah hari terakhir untuk latihan, karena besoknya kami semua akan tampil di atas panggung untuk menunjukkan hasil dari latihan yang telah kami laksanakan selama kurang lebih 2 minggu.

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Angsa Merah

Panggung Arwah

Elgarion

Berawal dari Halte

Ada Apa Denganku?

- Advertisment -

POPULER: