Rabu, Juni 23, 2021

Anggaran Kemendikbudristek Turun Rp8 Triliun Setelah Digabung, Kok Bisa?

Dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Kemendikbudristek 3 Juni terkait RKA K/L, anggota Komisi X dari FPKS Ledia Hanifa Amaliah mengkritisi turunnya anggaran Kemendikbudristek. Padahal pada saat ini Kemenristek Dikti telah melebur masuk menjadi bagian dari Kemendikbud.

Dalam paparan yang dikeluarkan pihak Kemendikbudristek pagu anggaran 2021 saat masih bernama Kemendikbud berjumlah 81.503.236.411 sementara pagu indikatif 2022 Kemendikbudristek hanya berjumlah 73.082.867.097. Turunnya anggaran hingga Rp 8 triliun ini dipertanyakan Ledia.

“Mengapa setelah ada penggabungan kementerian, anggaran justru menurun? Padahal tupoksi jelas bertambah,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/6) dikutp dari detiicom.

Dengan anggaran yang turun itu, Ledia mempertanyakan bagaimana Kemendikbudristek akan membuat terobosan program-program unggulan termasuk riset inovasi perguruan tinggi sekaligus menjalankan program-program berjalan yang telah menjadi bagian dari rencana Kemdikbud selama ini.

Ledia mengingatkan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan learning loss pada sebagian peserta didik. Bila pandemi masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan ada ancaman kondisi ini berlangsung hingga mengarah pada terjadinya lost generation.

“Karena kita tidak ingin ada arah menuju terjadinya lost genertion, jelas diperlukan upaya ekstra untuk bisa memastikan learning loss ini teratasi. Bahkan mungkin harus super super ekstra. Penguatan program pendidikan, peningkatan sarana prasarana, penguatan riset dan inovasi perguruan tinggi untuk mendukung perbaikan mutu kehidupan kini terkumpul dalam tanggung jawab Kemendikbudristek,” kata Ledia.

Menurut Sekretaris Fraksi PKS ini bergabungnya riset teknologi ke dalam area kementerian pendidikan seharusnya bisa melesatkan kondisi beragam penelitian dan inovasi perguruan tinggi di tanah air.

Ketika area riset dan inovasi perguruan tinggi yang mulanya berdiri terpisah namun kini menjadi bagian dari area kementerian bidang pendidikan, tentu akan memudahkan arahan dan pelesatan program ristek karena arahan bersifat satu pintu dalam kebijakan program pendidikan, penelitian sekaligus kebijakan anggarannya.

Namun adanya penurunan anggaran dalam pagu indikatif Kemendikbudristek seolah menunjukkan rendahnya dukungan negara pada riset dan inovasi dari perguruan tinggi

“Dalam situasi pandemi yang belum jelas kapan berakhir ini semestinya justru mendorong munculnya beragam riset dan inovasi di berbagai universitas dan politeknik baik untuk mengantisipasi pandemi yang berkepanjangan, maupun untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dan dukungan atas hal tersebut baik secara kebijakan program maupun keberpihakan anggaran harus dikuatkan oleh Mas Menteri beserta jajarannya di Kemendikbudristek,” pungkas Ledia.

.

Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Kapolres Bone Prakarsai Renovasi Makam Raja

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Makam merupakan jejak kehadiran seseorang dimasa lampau, termasuk makam Raja yang layak dikenang atas jasa dan perjuangan mempertahankan eksitensi suatu wilayah kekuasaannya. Jelang...

Bupati Barru Serahkan Dua Ranperda ke DPRD

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bupati Barru Suardi Saleh menyerahkan dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD Barru dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD...

Grand Opening Dealer MG Pettarani Makassar, Kenalkan Mobil Terbaru MG HS Magnify i-SMART

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Morris Garages (MG) kerja sama dengan PT Sinar Galesong Pratama launching opening dealer MG Pettarani sekaligus kenalkan mobil terbaru MG HS Magnify...

Kodim 1405 Parepare Jalankan Bina Fisik dan Kebugaran di Tengah Aktivitas Padat

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- KODIM 1405/PAREPARE menjaga fisik tetap prima, Prajurit Kodim 1405/Parepare melaksanakan pembinaan fisik di tengah aktivitas bertempat di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kelurahan...

Gencarkan Penggunaan Masker,Polsek Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polsek Urban Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi penggunaan masker di wilayah Kec. Pitumpanua, Jumat (18/06/2021). Adapun operasi ini dilaksanakan ditempat yang dianggap ramai seperti...

Yuk! Cek Desa di Soppeng yang Salurkan Dana Desa Tahap II

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sebanyak 4 desa dari total 49 desa di Soppeng kembali tersalurkan Dana Desa Tahap II Tahun 2021. Berdasarkan data Online Monitoring Sistem...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.