Selasa, Mei 11, 2021

Antisipasi Saat Terjadi Gempa Bumi, Lakukan 5 Hal Ini

Fajarpendidikan.co.id – Gempa bumi  yaitu salah satu peristiwa yang menyebabkan pergerakan pada lapisan bumi atau getaran yang akan menyebabkan guncangan pada bumi.  Akibatnya bisa menyebabkan tsunami dan keruntuhan gedung-gedung dan tanah lonsor pada dataran tinggi.

peristiwa getaran bumi yang di akibatkan oleh pelepasan energi dalam bumi secara tiba-tiba, di tandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Gempa bumi dapat menyebabkan getaran atau guncangan tanah, likuifaksi, tanah longsor, tsunami, dan bahaya-bahaya lainnya yang harus di hindari oleh manusia.

Gempa bumi baru-baru ini terjdi di Sulawesi barat, majene dengan kekuatan  magnitude M:5,9 yang terjadi pada 15 januari 2021. Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Kemudian kembali terjadi gempa susulan pada 15 januari , 01:28:17 WIB dengan kekuatan  6,2  lokasi 6 km Timur Laut Majene-Sulbar kedalaman 10 Km.

Gempa yang terjadi mengakibatkan banyaknya rumah roboh dan orang berhamburan keluar rumah karena merasakan gempa cukup besar dan lama. Sebagian besar warga memilih lari dan meninggalkan rumah mereka selagi masih ada kesempatan.

Hal seperti ini jelas membuat kita takut dan sadar bahwa bencana gempa bumi bisa menyebabkan banyak hal dan bisa datang kapan saja tanpa di duga-duga. Karena hal itu kita perlu mengantisipasi atau mempersiapkan diri untuk kemungkinan besar  terjadinya gempa.

Berikut yang harus di lakukan untuk mengantisipasi saat terjadi gempa

1. Apabila  posisi berada di dalam bangunan, utamakan melindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja. Atau segera meninggalkan bangunan itu jika masih ada kesempatan. Selain itu, bisa juga mencari tempat paling aman dari reruntuhan dan goncangan.

2. Apabila posisi berada di luar bangunan atau area terbuka, jauhkan diri dari bangunan yang ada di skeitar seperti gedung, tiang listrik, pohon, dan lainnya. Perhatikan juga tempat kamu berada, karena bisa saja terjadi retakan tanah yang bisa terjadi kapan saja.

3. Apabila sedang mengendarai mobil, maka segera mungkin untuk keluar, turun, dan menjauh dari mobil ketika terjadi gempa bumi.

4. Apabila berada di pantai, maka secepatnya berlari menjauh dari pantai. Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami.

5. Apabila kamu tinggal di daerah pegunungan, bersegera menghindari daerah tinggi atau bukit tinggi yang memungkinkan terjadinya longsor atau keruntuhan.

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Babak Baru Nasib Stadion Andi Mattalatta-Mattoangin Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Diskusi terbuka tentang Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar bersama Forum Pimpinan Redaksi Sulawesi Selatan (LFPR Sulsel) yang dipimpin ketuanya,...

Terungkap,Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong diamankan Polsek Pitumpanua

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kapolsek Pitumpanua Kompol Jasman bersama Anggota berhasil mengungkap spesialis pencurian rumah kosong diwilayah Kecematan Pitumpanua yang menggegerkan warga,Sabtu(08/05/2021).

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

Bupati Wajo Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Tahun 2021 di Mapolres Wajo

Bupati Wajo H. Amran Mahmud, S.Sos. M.Si memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2021 yang di ikuti oleh Para Forkopimda...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Mau Tahu Realisasi Dana Desa di BOSOWA, Cek di Inovasi Ini!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sobat Desa di Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) tentu ingin tahu penyaluran Dana Desa oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI