BARRU – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barru, Muhammad Ridwan, S.Ag., menyebut saat ini antrian jemaah haji di Barru mencapai sekitar 4.000 orang. Pernyataan itu disampaikan Ridwan di kantor Kemenag Barru, Senin (2/2/2026).
Ridwan menjelaskan, pihaknya memantau enam travel haji resmi di Barru. “Dari enam travel yang kami pantau, satu sempat bermasalah, sehingga yang tersisa ada lima travel resmi,” ujarnya kepada Fajar Pendidikan Co.id.
Ia menambahkan, meski di Barru banyak cabang travel, sebagian besar merupakan cabang dari kota lain. “Yang kami pantau secara resmi hanya lima travel di Barru,” jelasnya.
Ridwan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih travel. “Di Barru banyak cabang travel, jangan tergiur harga murah. Sebaiknya datang ke kantor kami untuk bertanya dulu sebelum mendaftar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar haji, Ridwan menjelaskan dapat langsung ke kantor Kemenag Barru untuk mendaftar dan melakukan pembayaran sebesar Rp25 juta melalui bank. Setelah itu, jemaah akan mendapatkan nomor antrian resmi.
“Estimasi waktu tunggu saat ini sekitar 26 tahun, lebih cepat dibanding aturan lama yang bisa mencapai 29 tahun atau lebih,” kata Ridwan.
Ia berharap masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji datang langsung ke kantor Kemenag untuk mendapatkan penjelasan dan informasi lengkap sebelum mendaftar, sehingga terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
Hengki
