Ayat Al-Qur’an tentang Isra Miraj: Pengertian, Dalil, dan Hikmah Perjalanan Nabi Muhammad SAW

Isra Miraj merupakan peristiwa agung dalam Islam yang dijelaskan dalam Al-Qur’an. Simak pengertian Isra Miraj, ayat-ayat Al-Qur’an terkait lengkap dengan Arab, latin, dan artinya, serta hikmahnya bagi umat Islam.

Isra Miraj adalah salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam. Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya menjadi mukjizat yang luar biasa, tetapi juga memiliki dampak besar bagi kehidupan ibadah umat Islam hingga kini.

Kisah Isra Miraj diabadikan secara jelas dalam beberapa ayat Al-Qur’an sebagai bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Pengertian Isra Miraj

Isra Miraj berasal dari dua kata, yaitu Isra dan Miraj. Secara bahasa, Isra berasal dari kata asra–yusri–isra yang bermakna perjalanan pada malam hari. Sementara itu, Miraj secara bahasa berarti alat atau tangga untuk naik.

ADVERTISEMENT

Dalam pengertian istilah, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina dalam satu malam. Adapun Miraj adalah perjalanan Rasulullah SAW dari bumi menuju langit hingga ke langit ketujuh, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. Perjalanan ini terjadi atas kehendak dan kekuasaan Allah SWT.

Isra Miraj dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an menjelaskan peristiwa Isra Miraj melalui sejumlah ayat yang menjadi landasan keimanan umat Islam. Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa nyata dan penuh hikmah.

1. QS. Al-Isra’ Ayat 1

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

ADVERTISEMENT

Arab Latin:
Subḥānal-lażī asrā bi‘abdihī lailam minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣallażī bāraknā ḥaulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul-baṣīr.

Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Ayat ini menjelaskan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha. Allah SWT menegaskan bahwa perjalanan tersebut bertujuan untuk memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya. Ayat ini menjadi dasar utama keyakinan umat Islam bahwa Isra Miraj adalah peristiwa nyata atas kuasa Allah SWT.

ADVERTISEMENT

2. QS. An-Najm Ayat 13–18

Ayat-ayat berikut menggambarkan peristiwa Miraj, saat Rasulullah SAW menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah SWT di Sidratul Muntaha.

Ayat 13
وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ

Wa laqad ra’āhu nazlatan ukhrā.
“Dan sungguh, dia telah melihatnya (Jibril) pada waktu yang lain.”

Ayat 14
عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى

‘Inda sidratil muntahā.
“Di Sidratul Muntaha.”

Ayat 15
عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

‘Indahā jannatul-ma’wā.
“Di dekatnya terdapat surga tempat tinggal.”

Ayat 16
إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ

Idz yaghsyas-sidrata mā yaghsyā.
“Ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.”

Ayat 17
مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ

Mā zāgal-baṣaru wa mā ṭagā.
“Penglihatannya tidak menyimpang dan tidak melampaui batas.”

Ayat 18
لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰ

Laqad ra’ā min āyāti rabbihil-kubrā.
“Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda kebesaran Tuhannya yang paling besar.”

Hikmah Isra Miraj

Peristiwa Isra Miraj mengandung banyak hikmah bagi umat Islam. Di antaranya adalah penegasan kewajiban shalat lima waktu yang diterima Rasulullah SAW secara langsung dari Allah SWT. Selain itu, Isra Miraj mengajarkan tentang pentingnya keimanan, ketaatan, dan keyakinan bahwa kekuasaan Allah SWT melampaui batas logika manusia.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU