Baru Diaspal, Aspal Pekkae–Soppeng Sudah “Tes Tambal”

Barru – Ruas jalan nasional Pekkae–batas Kabupaten Soppeng di Kabupaten Barru kembali menjadi sorotan. Meski belum genap sepekan rampung dikerjakan, permukaan jalan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Pantauan di lapangan memperlihatkan lapisan aspal mengalami retak memanjang dan retak rambut di sejumlah titik. Bahkan, di beberapa bagian terlihat aspal mulai mengelupas dan permukaan jalan tampak tidak rata, sebagaimana terlihat pada foto yang beredar.

Kondisi tersebut memicu pertanyaan publik terkait kualitas pekerjaan, mengingat proyek ini merupakan rekonstruksi dan peningkatan jalan nasional yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp7,6 miliar.

ADVERTISEMENT

Retakan tidak hanya muncul di sisi badan jalan, tetapi juga terlihat di bagian tengah jalan yang seharusnya memiliki daya tahan tinggi terhadap beban lalu lintas. Jika dibiarkan, kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah warga setempat mengaku heran dengan kondisi jalan yang dinilai rusak terlalu cepat.

“Baru selesai dikerjakan, tapi sudah terlihat retak-retak. Bahkan baru tiga hari, jalan ini sudah rusak. Kami khawatir jika dibiarkan, kondisinya akan semakin parah,” ujar salah seorang warga.

ADVERTISEMENT
Baca Juga:  Meriah! Pesta Panen Adat Barru, Polisi Jaga Keamanan Warga

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Sulawesi Selatan.

Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 37 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar Rp7.686.088.000 termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

Ruas jalan yang ditangani merupakan jalur strategis penghubung Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng dengan panjang penanganan sekitar 2,143 kilometer.

ADVERTISEMENT

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Tunas Karya dengan pengawasan PT Bintang Inti Rekatama serta konsultan supervisi PT Indo Pratama Sari. Kontrak pekerjaan tercatat dengan nomor HK.02.01/PPK3.3/APBN/IJD-PEKKAE/706 yang ditandatangani pada 25 November 2025.

Jalan Barru–Soppeng: tambal-menambal, tapi tetap naik-turun! Tak Rata
Jalan Barru–Soppeng: tambal-menambal, tapi tetap naik-turun! Tak Rata

Menanggapi kondisi tersebut, Pengawas Lapangan Halim menegaskan bahwa pekerjaan jalan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

“Kalau soal kapasitas dan spesifikasi, pekerjaan ini sudah sesuai. Sebelumnya di titik ini terdapat lubang besar. Untuk detail teknis bisa ditanyakan langsung ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan,” ujar Halim kepada Fajar Pendidikan.co.id, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:  Heboh di Barru! Warga Tolak Tambang Berizin, Suarakan Protes

Ia menjelaskan, lubang-lubang besar tersebut merupakan kondisi awal sebelum pekerjaan dilakukan. “Lubang itu sudah kami perbaiki. Kondisi jalan sebelumnya jauh lebih hancur dibandingkan sekarang,” katanya.

Halim juga menyebut ketebalan lapisan aspal telah disesuaikan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). “Di titik ini ketebalan aspal ditingkatkan dari 6 sentimeter menjadi 7 sentimeter karena sebelumnya terdapat lubang besar,” jelasnya.

Terkait adanya genangan air di badan jalan, Halim mengatakan hal tersebut dipengaruhi kondisi cuaca dan kepadatan tanah. “Kami menunggu cuaca bagus untuk pengaspalan lanjutan dan pelapisan emulsi agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Ia juga meminta agar penilaian terhadap kondisi jalan dilakukan secara objektif.

“Coba kita lihat juga jalan poros Parepare, baru dikerjakan sudah rusak dan bahkan lebih berbahaya. Padahal kondisi awal di lokasi ini jauh lebih parah. Saya memiliki dokumentasi foto kondisi awalnya,” tambahnya.

Halim menambahkan, pekerjaan jalan dilakukan dalam beberapa segmen, yakni segmen satu sepanjang 433 meter, segmen dua 356 meter, segmen tiga 1.215 meter, dan segmen empat 412 meter.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU