Friday, November 27, 2020

Baznas Barru Salurkan Kartu BPJS Kepada Tenaga Pendidik

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Perkuat eksistensi Zakat, Baznas Barru kembali mengadakan Sosialisai ZIS kepada Guru Madrasah dan Penyuluh Agama non PNS sekaligus penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan bertempat di aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Barru, Kamis 20/11/2020 lalu.

Program ini merupakan hasil kerja sama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan wilayah Barru-Pangkep.

Program ini merupakan program lanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Barru. 

“kali ini sekitar 100 orang sebagai penerima manfaat yang terdiri dari guru madrasah honorer yaitu guru MA 5 orang, MI 20 orang, MTs 30 orang, MDTA 25 orang dan penyuluh agama 20 orang yang diberikan langsung kartu bpjs ketenagakerjaan dan sisanya akan dibagikan secara bertahap demi menjalankan protokol kesehatan” ucap H. Amrullah Mamma.

Hadir dalam kegiatan ini ketua Baznas Barru AG. Prof. DR. H.M. Faried Wadjedy, MA dan Plt.KAKAN Kemenag Barru Dr. H. Muh. Rasbi, SE, MM. Kepala Kantor Kemenag Barru dalam sambutannya menyampaiakan rasa terimakasih yang sangat mendalam kepada Baznas Kabupaten Barru yang telah mengadakan sosialisasi tentang Zakat Infak dan Sedekah kepada para guru honorer dan penyuluh agama, beliau juga mengatakan bahwa Baznas Kabupaten Barru sangat luar biasa telah membantu para tenaga pekerja rentan dengan memberikan bantuan fasilitas berupa BPJS Ketenagakerjaan kepada mereka. 

“Saya rasa kegiatan ini adalah yg pertama Indonesia bahkan di dunia dimana kita yg bekerja tapi Baznas yg membayarkan jaminan keselamatan kerja kita”, ucap Plt.Kakan Kemenag dalam sambutannya, beliau juga berharap bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini kedepannya akan sering dilakukan dan semoga Baznas Barru kedepannya akan jauh lebih baik.

Dikesempatan lainnya, Ketua Baznas Barru dalam arahannya mengajak kita semua agar jangan hanya mengeluarkan zakat, namun juga infak dan sedekah, karena sejatinya bahwa zakat itu memang adalah hak orang lain yang melekat di harta kita.

“orang yg mengeluarkan zakat walaupun milyaran tapi tidak mengeluarkan infak belum bisa dikatakan dermawan karena pada hakikatnya zakat memang bukanlah milik kita, karena dalam harta yg kita punya tidak semua adalah milik kita,” ujarnya. 

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan melakukan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Barru.

Reporter : Borahima

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Rektor UNM Ajak Dosen Samakan Persepsi soal Penilaian Angka Kredit

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD), FGD kali ini membahas penilaian angka kredit dosen dalam kebijakan...

HMJ Matematika FMIPA UNM, Umumkan Pemenang Lomba GEOMETRI 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2020 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu...

Pembelajaran Tatap Muka di Bone, Begini Penyampaian Wabup dan Satgas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Bone Ambo Dalle menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan masyarakat agar bersinergi menyambut rencana Pembelajaran Tatap...

Dampak Krisis Akibat Pandemi, Usman Berhenti Dari Tempat Kerjanya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Usman (35 tahun), yang bekerja di sebuah perusahaan media, terpaksa harus berhenti,  atau mengundurkan diri. Keputusan yang diambil secara...

BAN-PT Asesmen Lapangan Via Daring di IAIN Bone, Prodi Diharap Unggul

Bone, FAJARENDIDIKAN.co.id - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan asesmen lapangan secara daring pada Dua Program Studi (Prodi) Fakultas Ushuluddin dan...

REKOMENDASI