Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan terobosan di sektor pelayanan publik melalui peluncuran Call Center Darurat 112 serta sejumlah aplikasi layanan berbasis digital. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Selasa (27/1/2026).
Momen ini sekaligus menjadi hari pertama Bupati kembali berkantor setelah menjalani masa pemulihan kesehatan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, berkat doa semua, saya bisa kembali bertugas dengan penuh semangat. Apalagi hari ini kita meluncurkan layanan yang sangat penting bagi keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan krusial yang harus dikelola secara serius karena berkaitan langsung dengan kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, gangguan keamanan, hingga situasi medis.
“Jika masyarakat menghubungi 112, itu artinya mereka sedang membutuhkan pertolongan. Karena itu, layanan ini harus dijaga, direspons dengan cepat, dan dijalankan secara bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sosialisasi secara luas hingga ke tingkat keluarga, agar masyarakat cukup mengingat satu nomor darurat dalam situasi genting. Selain itu, ia mendorong sinergi lintas OPD dan Forkopimda agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Bupati turut berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah pusat, khususnya dalam penguatan sarana penunjang seperti armada pemadam kebakaran dan ambulans guna mengantisipasi kondisi darurat yang terjadi secara bersamaan.
Selain meresmikan Call Center 112, Bupati juga meluncurkan beberapa aplikasi layanan publik, di antaranya aplikasi promosi pariwisata dan investasi daerah, sistem penanganan stunting, layanan keterbukaan informasi publik, serta sistem informasi desa terpadu.
Ia menekankan bahwa seluruh inovasi digital tersebut harus dijalankan secara berkelanjutan, responsif, dan didukung pembaruan data secara rutin, bukan sekadar seremonial.
“Yang terpenting bukan hanya peluncuran, tetapi bagaimana layanan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menghadirkan layanan nomor darurat terpadu 112 yang telah menjadi standar internasional.
Layanan ini dapat diakses secara gratis tanpa pulsa maupun internet, bahkan dalam kondisi ponsel terkunci, serta akan terus mendapat pendampingan teknis untuk memastikan integrasi antarinstansi berjalan optimal.
Pemerintah Kabupaten Barru pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara bijak sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
