Dekan FKM Unhas Perkenalkan Pusat Studi ICONS Mitra Daerah untuk Atasi Stunting

FAJAR Pendidikan

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Stunting merupakan masalah gizi masyarakat serius yang masih dihadapi oleh negara Indonesia. Pemerintah telah menempatkan masalah stunting ini sebagai program prioritias nasional.

Melalui RPJMN, pemerintah menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024. Berbagai upaya telah dilakukan melalui kerja sama lintas sektor antarkementerian atau lembaga untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah, salah satunya melalui Program Kampung KB yang diusung oleh BKKBN.

Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat berusaha mengangkat isu ini dengan menggelar workshop “Replikasi Praktik Baik Kabupaten Banggai dan Prinsip Dasar Gammara’Na yang Berbasis Kampung KB  (Keluarga Berkualitas) untuk Percepatan Penurunan Stunting”.

Workshop yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 13 Maret 2021 secara virtual ini diikuti tidak kurang dari 150 peserta yang melibatkan unsur Bappeda, Dinas Kesehatan, dan SKPD Urusan Keluarga Berencana/Kependudukan dari berbagai kabupaten/kota.

BACA JUGA :   Jadwal Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 dan Syaratnya

Selain 17 kabupaten/kota yang menjadi lokus intervensi penurunan stunting 2021 di Provinsi Sulawesi Selatan, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari 6 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Barat dan 2 kabupaten/kota dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Bahkan mitra kerja FKM Universitas Hasanuddin dari luar Sulawesi juga turut dihadirkan, dalam hal ini Kabupaten Pidie Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Mengawali kegiatan ini, Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Med.Ed selaku Dekan FKM Unhas menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di tingkat Kabupaten/kota harus dilakukan secara konvergen atau terintegrasi melalui sinkronisasi program nasional dan daerah melalui program unggulan dan program inovatif.

BACA JUGA :   Kuliah Tamu di IAIN Bone Hadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

Selain mengulas isu stunting, Dekan juga memperkenalkan pusat studi gizi yang baru saja dibentuk di bawah naungan FKM Unhas, yaitu Indonesian Center for Nutrition Studies (ICONS).

“ICONS ini nantinya akan berfokus dan menjadi mitra kabupaten/kota dalam akselerasi penurunan stunting melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat,” terang Dekan.

Hadir pula dalam workshop kali ini representasi dari Vitamin Angels, sebuah LSM dari Amerika Serikat yang berfokus pada penyediaan vitamin untuk ibu dan anak yang berisiko malnutrisi.(*)

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI