Sabtu, Januari 23, 2021

Editorial Majalah FAJAR PENDIDIKAN Edisi 340: PJJ Permanen, Perlu Evaluasi Secara Berkala

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Dunia pendidikan saat ini sedang hangat membicarakan mengenai rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diwacanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Selain berita yang mengagetkan mahasiswa/pelajar, ungkapan mas menteri saat sidang bersama Komisi X DPR RI terkait pembelajaran jarak jauh permanen, juga ikut disorot berbagai pihak, mulai dari orang tua, pelajar/mahasiswa, hingga pakar pendidikan.
Awal dilaksanakannya pembelajaran jarak jauh pada April hingga Mei lalu, Nadiem Makarim sendiri yang mengatakan bahwa terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi pelajar/mahasiswa ketika pembelajaran jarak jauh.

Pertanyaannya adalah apakah permasalah tersebut sudah diatasi dengan baik? Bagi yang merasakan fasilitasnya pasti akan menjawab sudah. Namun bagi yang belum, bagaimana?
Dalam beberapa edisi terakhir, FAJAR PENDIDIKAN membahas topik terkait pembelajaran jarak jauh.

Redaksi menerbitkan sejumlah kendala yang disampaikan, baik para pelajar/mahasiswa maupun orang tua. Mereka mengeluhkan koneksi internet, tugas yang menumpuk, merosotnya ekonomi keluarga, serta risiko pelajar yang lebih memilih untuk putus sekolah/kuliah dan bekerja.

Seperti bagi pelajar yang berada di daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal), jaringan internet merupakan kesulitan mendasar dan harus dibayar mahal. Bukan karena harga kuota, namun sebagian besar dari mereka harus bertaruh nyawa mencari signal agar bisa sekolah online atau sekadar mengerjakan tugas. Bahkan para guru berinisiatif untuk mendatangi rumah muridnya satu persatu untuk menyampaikan materi, karena ada beberapa yang tidak memiliki alat komunikasi.

Bagi daerah yang memiliki fasilitas akses internet dan gadget memiliki keluhan yang berbeda. Mereka selalu mengeluhkan banyaknya tugas yang didapat dan stres karena tugas tersebut.

Sementara di kota-kota besar, mungkin pembelajaran jarak jauh bisa diterapkan dengan mudah karena didukung oleh akses internet dan SDM yang mumpuni. Tetapi tidak ada jaminan bagi pelajar dan tenaga pendidik yang berada di desa atau bahkan di daerah 3T bisa merasakan kemudahan tersebut.

Di sisi lain, pendidikan vokasi juga sangat terbentur dengan adanya pembelajaran jarak jauh. Prosentase praktik yang lebih banyak daripada teori, mengharuskan pelajar/mahasiswa mengeksplor sendiri bidang yang mereka ambil.

Perlu adanya evaluasi lebih lanjut dan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa pendidikan bisa diterima oleh semua pihak, tidak hanya pada mereka yang berada di perkotaan saja, tidak hanya pada mereka yang memiliki akses saja, tidak hanya pada mereka yang “beruntung” saja. Karena pendidikan adalah hak bersama.

Redaksi

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Unhas Kembali Salurkan Satu Ton Ayam Palekko dan Telur Untuk Korban Gempa Sulbar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Fakultas Peternakan bekerjasama dengan PT. Charoen Pokphand kembali menyalurkan donasi berupa satu ton olahan ayam palekko...

Mahasiswa PBL Posko 9 Ujung Tanah FKM Unhas Gelar Penyuluhan Prokes dan Swab Test

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Salah satu rangkaian kegiatan PBL II FKM Unhas yakni melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan...

Usai Dilantik, Ketua OPDIS SD Islam Athirah 2 Makassar Ucapkan Terima Kasih

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - SD Islam Athirah 2 Makassar menggelar pelantikan Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK)...

SMAN 3 Wajo Raih Segudang Prestasi di Masa Pandemi Covid-19

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Menggantung asa dan pantang menyerah demi prestasi adalah keniscayaan. Inilah sebuah kalimat yang patut diberikan kepada segenap civitas akademi SMA...

Peduli, SMAN 15 Bone Galang Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Bone, FAJARPRNDIDIKAN.co.id- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang dilanda bencana, SMAN 15 Bone menggalang bantuan untuk korban gempa Sulawesi Barat (Sulbar). Bantuan...

REKOMENDASI