Gandeng Pemprov Sulsel dan UNICEF, Pusat Studi Kota Sehat FKM Unhas Lakukan Kerja Sama Peningkatan Cakupan Imunisasi

Direktur Center for Indonesian Health City Study (CIHCS) FKM Unhas Prof Sukri Palutturi, SKM., MKes., MSc PH., PhD menandatangani perjanjian kerja sama dengan UNICEF, pada Senin tanggal 29 November 2021.

- Advertisement -

Di dalam kontrak kerja sama ini disepakati bahwa CIHCS akan bekerja sama dengan UNICEF selama setahun hingga Desember 2022.

- Advertisement -

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu, aksesibilitas, dan akuntabilitas imunisasi pada bayi baru lahir, dan Pelayanan Kesehatan Anak sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dengan pendekatan Human Centred Design (HCD) di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2022;

- Advertisement -

Serta meningkatkan cakupan imunisasi dan intervensi utama untuk anak balita dengan mengintegrasikan kebutuhan, terutama selama pandemi COVID-19.

Provinsi Sulawesi Selatan memiliki struktur kelompok penduduk yang terdiri dari sekitar 2.4 juta jiwa anak atau 26.5% dari total jumlah penduduk 9.07 juta jiwa (BPS, 2020).

Angka ini cukup besar dalam piramida penduduk. Mereka diharapkan tumbuh sehat secara fisik dan sosial. Sehingga mereka menjadi anak dan generasi yang produktif.

BACA JUGA :   Kepala Pusat Lingkungan Hidup Unhas Prof Anwar Daud Jadi Koordinator BKPSL se Indonesia Masa Jabatan 2022-2024

Hanya sekitar 60% anak usia 12-23 bulan dan 76% anak usia 0-9 bulan yang diimunisasi lengkap sesuai jadwal imunisasi rutin (RISKEDAS 2018, Bulet Imunisasi 2021).

Lebih lanjut, data tersebut juga menyoroti rendahnya cakupan vaksinasi pada tahun kedua kehidupan, yang hanya mendistribusikan 40% baik MCV (Vaksin Mengandung Campak) dan DPT (Difteri-Pertusis dan Tetanus).

Di masa pandemi COVID-19 saat ini, jumlah layanan kesehatan di Puskesmas mengalami penurunan.

Banyak anak yang belum divaksinasi, karena sebagian besar berasal dari kota besar seperti Makassar, Bone, dan Bulukumba.

Anak yang belum divaksinasi dari 3 kota/kabupaten meningkat dari 7.426 anak menjadi 11.224 di tahun 2020 dan dari 14.898 menjadi 39.006 anak di 24 kota/kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan (Buletin Imunisasi 2020, 2021).

BACA JUGA :   Wisuda UNM Periode Desember 2022, Rektor Tanamkan Kembali Ke Masyarakat Membawa Bekal

Kerja sama CHICS dan UNICEF ini akan berfokus pada peningkatan cakupan imunisasi melalui pendekatan Human Center Design (HCD).

Human-centred design (HCD) merupakan salah satu pendekatan yang dapat dipakai untuk peningkatan kegiatan imunisasi rutin.

FKM Unhas

Di mana proses HCD dapat membantu untuk mengetahui kebutuhan kelompok sasaran juga membantu kita untuk menentukan aktivitas yang tepat untuk pencarian data, analisis data serta menciptakan solusi.

Proses HCD tidak hanya untuk dapat dipakai untuk peningkatan pelayanan imunisasi, namun juga dapat dipakai untuk peningkatan pelayanan program lainnya, seperti stunting, sanitasi dan lain sebagainya.

Kerjasama ini juga melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Beberapa program yang akan dilakukan adalah Sosialisasi, Training of Trainer, monitoring, dan evaluasi.

Kerja sama ini akan fokus pada 3 lokus di Sulawesi Selatan, yaitu Kota Makassar, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Bone.

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: