Selasa, Mei 11, 2021

Hak Pekerja Perempuan yang Terabaikan

Penulis: Westy Tenriawi, SKM, M Kes (Dosen Kesmas Unhas)

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Hari ini kita memperingati hari dimana para “manusia’ yang bekerja dengan waktu sebagai salah satu  pemasok devisa di Negara kita.

Biasanya yang akan kita lihat adalah potret dimana, hampir semua ruas jalan dipenuhi manusia diseluruh pijakan aspal di Negeri tercinta kita, berdiri, menekik panas dan dahaga, menyuarakan dan merefleksikan sebuah pesan kepada mereka yang seharusnya mendengar dan melihat apa yang sudah disumbangkan dalam tiap tetesan keringat yang keluar bagi lumbung ekonomi seluruh sendi-sendi waktunya yang telah dikorbankan.

Mereka yang yang keluar menyuarakan hak itu adalah para Buruh, dalam peringatan hari jadinya sebagai wujud eksistensinya sebagai salah satu pemasok devisa negara dengan segala macam hitungan dan konsekuensinya.

Namun hari ini, kita akan memperingatinya tetap dalam suasanan dan semangat Buruh sebagai pengingat kita kepada mereka dengan segala jasa yang kadang tidak diperhitungkan mungkin dan sepertinya di rumah saja.

Selain laki-laki, perempuan yang ikut bekerja juga adalah buruh, mereka semua ini  yang kemudian disebut “Tenaga Kerja” dalam statusnya ini adakah dalam proses berjalannya tugas dan tanggung jawabnya sebagai pekerja dikedepankan, dan diprioritaskan untuk kemudian diperhatikan agar segala bentuk pekerjaan yang dilakoninya baik secara kuantitas maupun kualitas.

Sehingga perempuan-perempuan tanpa lelah ini bisa bekerja dengan aman dan produktif, bagi mereka yang bekerja dengan hitungan-hitungan sesuai standar operasional prosedur (SOP), melihat beban kerja, waktu kerja, lingkungan kerja, dan lain sebagainya, sebaiknya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya maka pihak perusahaan/kantor /instansi/organisasi terkait dapat memperhatikan.

Di samping itu, tidak memahami buruh sebagai elemen sosial yang diletakkan dalam relasi produksi semata.

Persoalan-persoalan yang sangat standar namun merupakan sebuah keharusan, seperti  pemenuhan hak-hak Pekerja perempuan, antaranya Cuti saat Haid, Cuti Hamil, terpenuhinya ruang Laktasi bagi Perempuan dalam konteksnya sebagai seorang “ Ibu” untuk tetap memberikan ASI kepada bayi dan balitanya meskipun dia adalah seorang Pekerja.

Terlepas dari Keterlibatan buruh perempuan dalam sektor industri yang tidak sedikit karena persoalan dan masalah ekonomi.

Dalam hal tersebut, buruh perempuan dihadapkan dengan dua tuntutan peran yaitu sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah yang keduanya menuntut kewajiban dan tanggung jawab untuk dilakukan secara bersamaan.

Seringkali buruh perempuan mengalami dilema atas dua peran tersebut, perasaan bersalah kerapkali muncul ketika dihadapkan dengan situasi yang mengharuskan keberadaannya dalam keluarga.

Namun disisi lain terikat oleh jam kerja yang panjang dan tidak teratur membuat buruh perempuan sulit mengatur tugas dalam keluarga.

Untuk itu peran Pemerintah dan satkeholder serta pihak-pihak perusahaan mesti benar-benar mengedepankan persoalan-persoalan dalam lingkup dan kontek Buruh perempuan, pekerja yang tanpa batas lelah tetap menyumbangkan tenaga, fikiran dan waktunya.

Dimana pada perempuan yang sebagai pekerja sektor informal, dengan potensi besaran masalah lebih tinggi dan kompleks penanganan khusus dengan  pendekatan yang  bersifat  terintegrasi dan kompreensif .

Selain itu, menyangkut persoalan kesehatan reproduksi perempuan pekerja adalah isu yang bersifat inheren.

Perlindungan terhadap kesehatan reproduksi perempuan merupakan tuntutan spesifik dari HAM, khususnya hak perempuan, sehingga perlindungan tersebut mendorong lahirnya konsep hak perempuan atas kesehatan reproduksi sebagai HAM.

Hak atas kesehatan reproduksi merupakan hak asasi perempuan dalam kaitannya dengan hak atas kesehatan dalam rutinitasnya sebagai seorang buruh atau pekerja.

Hal ini, terlihat dari beberapa penelitian dan kajian analisis yang  terkait Perempuan Pekerja di Indonesia, menyagkut status dan hak-haknya, serta kondisi kesehatannya.

Dalam kajiannya, Ida Nuryantiningsih menyatakan bahwa: hak asasi perempuan pada hakikatnya sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan yang dikemukakan oleh John Rawls yaitu: (1) Prinsip kebebasan paling luas dan sama bagi semua orang (the greatest equal liberty principles);

(2) Prinsip diferen (difference) untuk menjamin terpenuhinya tingkat minimum harapan sosial-ekonomi begi mereka yang kurang beruntung (the worse off) tanpa harus mengorbankan mereka yang lebih beruntung (the better off).

Oleh karena itu, hendaknya, dalam mendiskusikan mengenai HAM, yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah kepentingan pihak yang kurang beruntung, dalam hal ini kaum perempuan, sehingga dimunculkanlah konsep hak asasi perempuan.

Untuk itu bagi para pelaku Industri dengan segala kebijakannya seharusnya dan diwajibkan selalu megedepankan persoalan-persoalan kesehatan para pekerja perempuan dengan segala resiko dan problematika sosial yang di hadapinya.

Bahwa buruh adalah pahlawan yang entah terhitung mulai dari cucuran keringat hingga batas waktu yang dijalaninya. “Selamat hari buruh – Sehatkan Buruh Perempuan Indonesia”. (*)

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

Program Pangkep Hebat, Bidang Kesehatan Resmi Beroperasi

Pangkep,FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaunching program unggulan bidang kesehatan, siap jemput, antar, jaga dan peduli (Sijagai), di Lapangan Citra Mas...

Mau Tahu Realisasi Dana Desa di BOSOWA, Cek di Inovasi Ini!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sobat Desa di Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) tentu ingin tahu penyaluran Dana Desa oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)...

Cek Petugas Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2021, Kasat Lantas Polres Wajo Beri Semangat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Selaku Pawas Operasi Ketupat 2021, Kasat Lantas Polres Wajo AKP Hasanang, SH rutin melakukan kontrol pada Posko Pelayanan maupun Posko Pengamanan...

Terungkap,Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong diamankan Polsek Pitumpanua

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kapolsek Pitumpanua Kompol Jasman bersama Anggota berhasil mengungkap spesialis pencurian rumah kosong diwilayah Kecematan Pitumpanua yang menggegerkan warga,Sabtu(08/05/2021).

Begini Kolaborasi BPJS, KPPN dan Pemda BOSOWASI Tingkatkan Validitas Data

“Validitas data merupakan hal utama dalam menciptakan laporan yang akuntabel dan dapat di andalkan” demikian sebait kalimat yang diucapkan oleh Kepala BPJS...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI