Selasa, Januari 19, 2021

Jelang Pergantian Tahun, Para Gadis Diingatkan Jangan Sampai Tahun Berganti Bulannya Terlambat

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Menjelang pergantian tahun 2020 ke 2021, para gadis diingatkan untuk berhati-hati terhadap asmara buta. Mereka diminta lebih berpikiran matang dalam menjalani kehidupan zaman now ini. Pasalnya, pada momentum itu kerap dimanfaatkan oknum untuk berbuat tak senonoh.

Pesan demikian seperti yang dibagikan halaman Facebook Omsottamks dan dibagikan pengguna media sosial lainnya.

Berikut tulisan lengkapnya dilansir FAJARPENDIDIKAN.co.id;

Menjelang pergantian tahun, dihimbau pada gadis-gadis remaja yang sedang di mabuk asmara agar berhati-hati, dan berfikir lebih matang lagi dalam menghadapi rayuan gombal cowokta yang mungkin saja ingin mengajak rekreasi dan nginap misalnya di Malino, Bantimurung maupun Hotel dan Kost-an.. dengan dalih mau pergi liat-liat indahnya bulan di malam hari, yang ditakutkan kalau pulang ndak datang bulan..

Jangan sampai “habis manis sepah dibuang,, pahit yang tinggal lalu menangis”…
yang malu orang tuata….
penyesalan selalu datangnya di belakang…..
banyakmi korban akibat nafsu setan….
banyakmi tuna-tuna muda berguguran sebelum berkembang akibat rayuan sikumbang jalang yang tidak tanggung jawab,
aborsi di kalangan pelajar & mahasiswi semakin meningkat setiap tahunnya.

Kecuali kalau ceweknya yang justru mengajak cowokna pergi menginap, berdua-duan dengan dalih mau liat-liat indahnya bulan purnama, maka ampumma saya…

jika memang terjadi cewek-cewek…maka kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi…

-tidak datang bulan miki…
-siap-siapki di cuekin cowokta karena sudahmi nadapat mauna..
-siap-siapki siapa tau ada penggerebekan…
-atau siap-siapki kawin terpaksa kalau tidak datang bulan, itu pun kalau cowokta mau tanggung jawab

Wahai adik- adik para cewek…
pikirkanlah kehormatan dirimu, sadarilah bahwa ada seorang lelaki diluar sana yang sangat mengharapkan kesucian dirimu ketika engkau di ikat dalam ikatan suci nan sakral…
betapa kecewanya dia, ketika mendapati dirimu yang sudah ternoda yang seharusnya ialah yang paling berhak atas dirimu…!!

Reporter : Abustan

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sah! STIE Nobel Jalin Kerja Sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda)

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar sepakat melaksanakan kerja sama dengan PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), senin 18...

Jasa Raharja Peduli Sasar Masyarakat Terdampak Covid-19 di Empat Lokasi Ini

FAJARPENDIDIKAN.co.id- PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan mengadakan giat pembagian sembako dengan mengusung tema “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi Bantuan Donasi...

Peduli Gempa Sulbar, Sekolah Islam Athirah Galang Donasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah melalui Tim Athirah Peduli melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat,...

PBB Terbitkan Laporan Demografi; Populasi Laki-Laki Jauh Lebih Sedikit

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Baru-baru ini PBB menerbitkan laporang Demografi suku pertama 2019 yaitu manusia berjumlah 7.7 Milyar orang di planet bumi ini.

Opini : Potensi Unggul Generasi Terancam Demi Korporasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) bersama Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka menyelenggarakan program Bangun Kualitas...

REKOMENDASI