Kalender Jawa November 2022: Hari Baik & Buruk

Kalender Jawa November 2022. Seperti halnya dalam penanggalan lainnya, kalender Jawa juga memiliki 12 bulan. Bulan-bulan tersebut memiliki nama serapan dari bahasa Arab yang disesuaikan dengan lidah Jawa,yaitu Sura, Sapar, Mulud, Bakdamulud, Jumadilawal, Jumadilakhir, Rejeb, Ruwah, Pasa, Sawal, Dulkangidah, dan Besar. Umur tiap bulan berselang-seling antara 30 dan 29 hari.

Berikut disajikan nama-nama bulan Jawa Islam. Sebagian nama bulan diambil dari Kalender Hijriah dengan nama-nama Arab, tetapi beberapa di antaranya menggunakan nama dalam bahasa Sanskerta seperti Pasa, Séla, dan kemungkinan juga Sura, sedangkan nama Apit dan Besar berasal dari bahasa Jawa dan bahasa Melayu.

Nama-nama ini adalah nama bulan kamariah atau candra (lunar). Penamaan bulan sebagian berkaitan dengan hari-hari besar yang ada dalam bulan Hijriah, seperti Pasa yang berkaitan dengan puasa Ramadan, Mulud yang berkaitan dengan Maulid Nabi pada bulan Rabiulawal, dan Ruwah yang berkaitan dengan Nisfu Sya’ban saat amalan dari roh selama setahun dianggap dicatat.

No Penanggalan Jawa Lama Hari
1. Sura 30
2. Sapar 29
3. Mulud atau Rabingulawal 30
4. Bakda Mulud atau Rabingulakir 29
5. Jumadil awal 30
6. Jumadil akir 29
7. Rejeb 30
8. Ruwah (Arwah, Saban) 29
9. Pasa (Puwasa, Siyam, Ramelan) 30
10. Sawal 29
11. Séla (Dulkangidah, Apit)*) 30
12. Besar (Dulkahijjah) 29/30
Total 354/355
BACA JUGA :   16 Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2022, Singkat namun Sarat Makna
- Advertisement -

 

- Advertisement -

Nama-nama bulan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Warana • Sura, artinya rijal;
  • Wadana • Sapar, artinya wiwit;
  • Wijangga • Mulud, artinya kanda;
  • Wiyana • Bakda Mulud, artinya ambuka;
  • Widada • Jumadilawal, artinya wiwara;
  • Widarpa • Jumadilakir, artinya rahsa;
  • Wilapa • Rejeb, artiya purwa;
  • Wahana • Ruwah, artinya dumadi;
  • Wanana • Pasa, artinya madya;
  • Wurana • Sawal, artinya wujud;
  • Wujana • Séla, artinya wusana;
  • Wujala • Besar, artinya kothong.

Keterangan:

Nama alternatif bulan Dulkangidah adalah Sela atau Apit. Nama-nama ini merupakan peninggalan nama-nama Jawa Kuno untuk nama musim ke-11 yang disebut sebagai Apit LemahSéla berarti batu; yang berhubungan dengan lemah yang berarti adalah “tanah”.

BACA JUGA :   36 Ucapan Hari Guru Nasional, Ucapkan Kepada Pahlawan Pendidikan

Penampakan bulan dalam penanggalan Jawa sebagai berikut.

  • Tanggal 1 bulan Jawa, bulan terlihat sangat kecil-hanya seperti garis, ini dimaknakan dengan seorang bayi yang baru lahir, yang lama-kelamaan menjadi lebih besar dan lebih terang;
  • Tanggal 14 bulan Jawa dinamakan dengan purnama sidhi, bulan terlihat penuh melambangkan orang dewasa yang telah bersuami atau beristri;
  • Tanggal 15 bulan Jawa dinamakan dengan purnama, bulan terlihat masih, penuh tetapi sudah ada tanda ukuran dan cahayanya sedikit berkurang;
  • Tanggal 20 bulan Jawa dinamakan dengan panglong, ini dimaknakan dengan seseorang yang sudah mulai kehilangan daya ingatannya;
  • Tanggal 25 bulan Jawa dinamakan dengan sumurup, ini dimaknakan dengan seseorang yang  sudah mulai diurus hidupnya oleh orang lain atau kembali layaknya seorang bayi;
  • Tanggal 26 bulan Jawa dinamakan dengan manjing, ini dimaknakan dengan manusia kembali ke tempat asalnya lagi.
  • Sisa hari sebanyak empat atau lima hari melambangkan saat ketika manusia akan mulai dilahirkan kembali ke kehidupan dunia yang baru.

Kalender Jawa November 2022: Hari Baik & Buruk

Masehi Jawa Hari Pasaran Wuku
1 November 6 Bakda Mulud 1956 Selasa Legi Landep
2 November 7 Bakda Mulud 1956 Rabu Pahing Landep
3 November 8 Bakda Mulud 1956 Kamis Pon Landep
4 November 9 Bakda Mulud 1956 Jumat Wage Landep
5 November 10 Bakda Mulud 1956 Sabtu Kliwon Landep
6 November 11 Bakda Mulud 1956 Minggu Legi Wukir
7 November 12 Bakda Mulud 1956 Senin Pahing Wukir
8 November 13 Bakda Mulud 1956 Selasa Pon Wukir
9 November 14 Bakda Mulud 1956 Rabu Wage Wukir
10 November 15 Bakda Mulud 1956 Kamis Kliwon Wukir
11 November 16 Bakda Mulud 1956 Jumat Legi Wukir
12 November 17 Bakda Mulud 1956 Sabtu Pahing Wukir
13 November 18 Bakda Mulud 1956 Minggu Pon Kurantil
14 November 19 Bakda Mulud 1956 Senin Wage Kurantil
15 November 20 Bakda Mulud 1956 Selasa Kliwon Kurantil
16 November 21 Bakda Mulud 1956 Rabu Legi Kurantil
17 November 22 Bakda Mulud 1956 Kamis Pahing Kurantil
18 November 23 Bakda Mulud 1956 Jumat Pon Kurantil
19 November 24 Bakda Mulud 1956 Sabtu Wage Kurantil
20 November 25 Bakda Mulud 1956 Minggu Kliwon Tolu
21 November 26 Bakda Mulud 1956 Senin Legi Tolu
22 November 27 Bakda Mulud 1956 Selasa Pahing Tolu
23 November 28 Bakda Mulud 1956 Rabu Pon Tolu
24 November 29 Bakda Mulud 1956 Kamis Wage Tolu
25 November 1 Jumadilawal 1956 Jumat Kliwon Tolu
26 November 2 Jumadilawal 1956 Sabtu Legi Tolu
27 November 3 Jumadilawal 1956 Minggu Pahing Gumbreg
28 November 4 Jumadilawal 1956 Senin Pon Gumbreg
29 November 5 Jumadilawal 1956 Selasa Wage Gumbreg
30-Nov 6 Jumadilawal 1956 Rabu Kliwon Gumbreg

 

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: