Saturday, September 26, 2020

Keempat Kalinya, Bupati Barru Kembali Datangkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masamba

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Bupati Barru Suardi Saleh kembali melepas bantuan yang keempat kalinya untuk korban banjir bandabg Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Senin (27/07/2020) di halaman Kantor Bupati Barru.

Kali ini datang dari relawan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Barru, PMI Kabupaten Barru, karang taruna Kabupaten Barru, Yayasan Al- Fatih Care, dan Forum Anak Kabupaten Barru.

Selain itu, Forum Anak Kabupaten Barru juga ikut berpartisipasi dengan bantuan berupa uang tunai Rp 108.167.000), 3,5 ton betad, air mineral 84 dos, telur 80 rak, cemilan 28 dos, mie instan 34 dos, pakaian anak perempuan 50 karung, lilin satu dos, dan perlengkapan bayi 22 dos lengkap dengan relawan dari forum anak colliq pujie sebanyak 6 orang.

Sedangkan dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Barru berupa sembako untuk 100 kepala keluarga, obat-obatan, serta bantuan tim medis sebanyak tujuh orang, tiga dokter dan empat perawat.

Bantuan dari karang taruna Kabupaten Barru berupa beras 2 ton, sarung 140 lembar, popok 10 pack, masker 100 lembar, air mineral 30 dos, dan tenaga relawan sebanyak 12 orang.

Adapun Bantuan dari PMI Kabupaten Barru antara lain beras 1,5 ton, sembako, masker dan hand sanitizer 100 pack, hygiene kit 100 pack, serta relawan tujuh orang.

Sementara bantuan dari Yayasan Al-Fatih Care berupa 25 air galon, pakaian layak pakai, sandal, serta relawan sebanyak tiga orang.

Pada kesempatan itu, Bupati Barru Suardi Saleh berpesan , “agar bantuan yang dibawa ini sedapat mungkin berkoordinasi dengan baik dengan panitia maupun pemerintah sgar bantuan tepat sasaran dan tidak mubazir,” pesannya

Relawan yang berangkat hari ini dan dilepas langsung oleh Bupati Barru sebanyak 41 orang,” Semoga misi kemanusiaan korban banjir bandang di Masamba tiba dengan selamat dan menjadi berkah untuk korban Masamba,” tambah Suardi Saleh.

Laporan, Rus/ Rilis

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Kampanye Germas di Era Pandemi Covid-19

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto dan Mahasiwa Magang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat, melakukan kegiatan...

Terbaik di Indonesia Timur, Komitmen Pemda Barru dalam Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - 'Paritrana' adalah bahasa sansekerta yang bermakna perlindungan, Tidak banyak daerah yang memiliki progresivitas dalam memberikan perlindungan kepada Tenaga Kerja...

Bupati Suardi Sebut Keistimewaan Profesi Bidan di Muscab IBI Cabang Barru

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Musyawarah cabang ketujuh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Barru, digelar di Gedung Tower Kantor Bupati Barru dan dibuka oleh Bupati...

Kemenag Luncurkan Garda Kagum; Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kemenag Luncurkan Garda Kagum; Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru MadrasahPeluncuran Garda Kagum KemenagKab. Barru - Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan...

DPK Sulsel Gelar Bimtek Perpustakaan untuk Peningkatan Performance Pengelola Perpustakaan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh Hasan Sijaya, S.H., M.H membuka acara Bimbingan Teknis Perpustakaan Angkatan...

REKOMENDASI